Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Investasi Danantara Jangan Hanya Gemukin BUMN, Swasta Bisa Kolaps

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Februari 2025
Investasi Danantara Jangan Hanya Gemukin BUMN, Swasta Bisa Kolaps

Gedung Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/YU/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Daya Anagata Nusantara atau Danantara telah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (24/2). Badan ini berperan sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia untuk mengelola investasi nasional.

Pengamat BUMN Herry Gunawan menanggapi pembentukkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Danantara diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Tentu artinya yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto itu bahwa Danantara itu mampu memberikan manfaat. Dengan secara nyata. Karena bisa jadi Danantara itu tidak memberikan manfaat nyata," kata Herry kepada wartawan, Rabu (26/2).

Herry mendorong agar Danantara fokus menuai keuntungan demi mendongkrak ekonomi negara. Danantara juga dapat menebar manfaat ke berbagai sektor agar dapat hidup dan mengkatrol tingkat perekonomian.

"Misalnya gini, Danantara itu bisa seperti peternak sapi. Jadi dia hanya menggemukkan sapinya. Nah artinya dia bisa hanya main pada investasi portfolio. Kemudian untungnya itu dijaga di dalam BUMN. Kemudian tidak direinvest di sektor riil," ujar Herry.

Herry mengingatkan agar Danantara tak hanya jadi mesin penggemuk BUMN. Sehingga kemudian yang gemuk cuma BUMN -nya.

"Kalau ditanya pembukuannya. Danantara Untung nggak? punya laba?, nggak punya Ada dividen?, nggak ada? Tapi apakah bermanfaat pada sektor-sektor yang lain?," ujar Herry.

Herry menyentil Danantara yang bisa saja membangun BUMN Incorporated. Hal ini menurutnya bakal bahaya karena mengancam sektor swasta.

"Jadi semuanya dikerjakan oleh BUMN. Ini juga berbahaya Efeknya apa? Sektor swasta kita akan kolaps. Karena dianggap lawan," ujar Herry.

Herry meminta, Danantara membangun ekosistem dengan sektor dan bisnis -bisnis yang sudah ada. Terutama di luar milik pemerintah.

"Jangan sampai pada kasus pembangunan infrastruktur. Dari hulu pembangunan jalan tol Sampai ke hilirnya pengadaan paku misalnya Itu sampai anak usaha, cucu usaha, cicit usaha (BUMN). Akhirnya pengusaha -pengusaha swasta kolaps," katanya. (Pon)

#Investasi #BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Indonesia
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Universitas Republik Indonesia (URI) resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto dan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan kepemimpinan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Olahraga
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Proses negosiasi antara kedua belah pihak saat ini masih berada pada tahap awal tanpa ada kesepakatan final
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Indonesia
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Jumlah BUMN ditargetkan berkurang dari 1.077 menjadi maksimal 350 perusahaan melalui penutupan, penggabungan, dan konsolidasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Indonesia
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah telah mencapai 49,5 persen dari target investasi tahun ini.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Indonesia
China Bangun apartemen Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Pembangunan dimulai setelah proses pembersihan dan penyiapan pematangan lahan yang rampung pada awal Juli 2026 lalu
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
China Bangun apartemen  Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Bagikan