Insiden Tabrakan LRT Jabodetabek Bikin Khawatir Warga

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 27 Oktober 2021
Insiden Tabrakan LRT Jabodetabek Bikin Khawatir Warga

Petugas memeriksa gerbong kereta LRT yang mengalami kecelakaan di ruas Cibubur-TMII, Jakarta, Senin (25/10). ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden tabrakan rangkaian kereta LRT Jabodetabek antara Stasiun Harjamukti, Stasiun Ciracas, Jakarta Timur, yang terjadi pada Senin (25/10) bisa menimbulkan kekhawatiran warga.

“Jangan sampai kejadian kecelakaan yang terjadi pada saat tahapan ujicoba justru membuat menurunnya minat masyarakat untuk mencoba LRT sebagai alternatif moda transportasi," ucap Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (27/10).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Korban Meninggal di Kecelakaan Uji Coba LRT Jabodebek

Ia menambahkan, sudah seharusnya pemerintah dan penyelenggara LRT memberikan perhatian khusus pada proses uji coba.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta agar proses ujicoba dilakukan berdasarkan prosedur yang ketat serta hati-hati. Dengan memperhatikan sistem komunikasi data serta seluruh sistem persinyalan lainnya.

“Perlu adanya investigasi secara menyeluruh terhadap peristiwa ini serta hasilnya perlu disampaikan ke publik untuk menenangkan masyarakat sebelum LRT beroperasi," pungkas Suryadi.

Senior Manager PKBL, CSR & Stakeholder Relationship PT Inka (Persero), Bambang Ramadhiarto mengatakan, kereta light rail transit yang rusak itu dibawa ke Madiun.

“Oleh karena kerusakan sarana LRT Jabodebek akibat kecelakaan kerja tersebut masih merupakan bagian dari proses produksi, PT Inka akan menarik kembali LRT yang rusak untuk diperbaiki di pabriknya di Madiun,” kata Bambang.

LRT Jabodetabek
Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama

Menurut dia, kejadian tersebut merupakan kecelakaan kerja pada saat proses uji gerak (dinamis) LRT di lintasannya.

“Uji dinamis sendiri merupakan kelanjutan dari proses produksi LRT yang dilakukan oleh PT Inka sebagai pabrikannya di Madiun,” ujar Bambang.

Sebelum LRT dibuka untuk kebutuhan transportasi publik pada 2023 nanti, kata Bambang, keseluruhan sistem LRT harus diuji. Mulai dari fungsi sarana/kereta, lintasannya, persinyalannya maupun fungsi-fungsi prasarana lainnya.

Seperti di stasiun-stasiun pemberhentian dan perangkatnya harus terintegrasi. Hal ini karena pada saat pengoperasiannya untuk publik, transportasi LRT Jabodebek merupakan kesatuan integrasi sistem yang akan berjalan secara otomatis di mana keretanya akan berjalan tanpa masinis.

Peristiwa tabrakan tersebut terjadi ketika menjalani pengujian beban dinamis pada bentang panjang yang terletak di jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Diberitakan pada saat pengujian tersebut bahwa satu rangkaian kereta yang akan langsir menabrak rangkaian kereta lain. Sehingga menyebabkan satu korban luka ringan yaitu masinis PT INKA yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit.

Pengujian itu sendiri dilakukan sebagai bagian dari rangkaian pekerjaan yang mencakup penyambungan lintasan, pembangunan fisik stasiun, jalur layang, lintasan rel, serta persinyalan.

Di mana hingga akhir September 2021. Progres pembangunan prasarana LRT jabodetabek secara keseluruhan telah mencapai 87,54 persen. (Knu)

Baca Juga

LRT Jabodetabek Tabrakan saat Uji Coba, DPR Desak Investigasi Teknis

#LRT
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Penyesuaian jam layanan ini sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memastikan perayaan malam Tahun Baru dengan dukungan transportasi publik yang andal.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Khusus Malam Tahun Baru, LRT Jakarta Layani Penumpang Sampai Pukul 02.00 WIB
Indonesia
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap LRT Jakarta sebagai moda transportasi publik yang andal, aman, dan nyaman.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
LRT Jakarta Layani 1,1 Juta Penumpang, Lampaui Target Dishub DKI
Indonesia
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Pramono mengatakan bahwa pembahasan tarif masih terlalu dini karena proyeknya sendiri belum resmi beroperasi.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Soal Kabar Tarif LRT Velodrome-Manggarai Sampai Rp 60 Ribu, Gubernur Pramono: Jadi Saja Belum
Indonesia
Waskita 'Sulap' LRT Jakarta Fase 1B Pakai Ilmu Digital, Hemat Sampai Rp367 Miliar
Proyek ini juga mendukung aspek keberlanjutan dengan potensi pengurangan emisi karbon antara 4.000 hingga 5.500 ton setiap tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Oktober 2025
Waskita 'Sulap' LRT Jakarta Fase 1B Pakai Ilmu Digital, Hemat Sampai Rp367 Miliar
Indonesia
LRT Jakarta akan Diperpanjang hingga PIK 2, Gubernur Pramono: Proyeknya Sudah Disetujui
Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan penambahan trase LRT Jakarta kepada pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Oktober 2025
LRT Jakarta akan Diperpanjang hingga PIK 2, Gubernur Pramono: Proyeknya Sudah Disetujui
Indonesia
Proyek LRT Jabodebek Masih Utang Rp 2,2 Triliun, Beban Diserahkan ke PT KAI
Direktur Utama ADHI Entus Asnawi mengungkapkan pihaknya telah menerima penegasan dari Kementerian Keuangan bahwa pembayaran piutang proyek LRT akan dilakukan melalui KAI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 September 2025
Proyek LRT Jabodebek Masih Utang Rp 2,2 Triliun, Beban Diserahkan ke PT KAI
Indonesia
Progres LRT Jakarta Fase 1B Hampir 70 Persen, Target Manggarai Makin Dekat
Proyek LRT Jakarta Fase 1B Dikebut, Siap kurangi kemacetan Ibu Kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 September 2025
Progres LRT Jakarta Fase 1B Hampir 70 Persen, Target Manggarai Makin Dekat
Indonesia
2 Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Layani 43,7 Juta Pelanggan
Jumlah pelanggan bulanan tertinggi terjadi pada Juli 2025 dengan 2.732.235 pelanggan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 28 Agustus 2025
2 Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Layani 43,7 Juta Pelanggan
Indonesia
KAI Group Layani 286,57 Juta Pelanggan dalam 7 Bulan: LRT Jabodebek Naik 47 Persen
Sepanjang Januari hingga Juli, KAI Group melayani total 286.571.681 pelanggan, naik 9,04 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 262.811.404 pelanggan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Agustus 2025
KAI Group Layani 286,57 Juta Pelanggan dalam 7 Bulan: LRT Jabodebek Naik 47 Persen
Indonesia
Proyek LRT Jakarta Sudah Capai 61,79 Persen Per 31 Juli 2025
LRT Jakarta Fase 1B nantinya akan membuka akses lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di sekitaran Jakarta Utara, Timur, dan Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Agustus 2025
Proyek LRT Jakarta Sudah Capai 61,79 Persen Per 31 Juli 2025
Bagikan