Insentif Otomotif dan Properti Incar Tabungan Kelas Menengah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Januari 2022
Insentif Otomotif dan Properti Incar Tabungan Kelas Menengah

Hyundai Creta yang diuji coba di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/1/2022). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah mengincar dana masyarakat golongan menengah ke atas melalui kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPn) di sektor properti dan otomotif untuk mendorong multiplier effect bagi pemulihan ekonomi.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, pandemi COVID-19 menghantam pertumbuhan ekonomi hingga berada di angka negatif 2,1 persen.

Baca Juga:

Insentif Barang Penanganan Pandemi Diperpanjang Selama 6 Bulan

Memasuki tahun 2021, banyak program pemerintah yang berupaya mendorong pemulihan ekonomi meskipun ketika memasuki periode Juli-Agustus, COVID-19 varian delta merebak sehingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harus diberlakukan.

"Pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2021 itu 3,5 persen, padahal di kuartal II 7,1 persen. Ini (membuat) pertumbuhan ekonomi terhambat, yang tadinya kita berharap bisa mencapai 5 persen di tahun 2021, akhirnya hanya berada di sekitar 3,7-3,8 persen terutama karena varian delta," ujar Febrio.

Ia mengatakan, pemerintah terus melakukan percepatan pertumbuhan ekonomi yang didorong dengan kebijakan-kebijakan yang memiliki multiplier effect kuat, salah satunya mendorong insentif pajak di sektor otomotif.

Dalam insentif di sektor otomotif,jumlah persentase tertentu dalam pembelian komponen dari dalam negeri yang wajib dipenuhi pabrikan untuk mendapatkan insentif mencapai 80 persen. Hal ini dinilai berdampak sangat tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) dari masyarakat kelas menengah atas dinilai masih tumbuh sangat tinggi di 2021 hingga lebih dari 12 persen.

"Banyak uang dari kelas menengah (atas) ini yang harusnya bisa tersalurkan untuk membeli barang-barang dengan adanya insentif pemerintah itu. Ini kita harapkan bisa menjadi dorongan yang lebih cepat lagi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di 2022,” kata Kepala BKF.

Pameran otomotif. (Foto: Antara)
Pameran otomotif. (Foto: Antara)

Ia menyatakan, pemberian insentif yang diberlakukan pemerintah dapat dikendalikan sehingga takkan memberatkan fiskal. Dengan itu, pemerintah mengharapkan multiplier effect dari insentif PPn akan terus berlangsung.

"Tentang multiplier effect, misalnya kalau rumah kan berarti dia akan beli alat bangunan, beli batu, semen, lalu tenaga kerjanya, lalu transportasinya, itu yang kita sebut sebagai multiplier effect. Demikian juga dengan industri otomotif," ucap Febrio.

Sidang Kabinet Paripurna pada 30 Desember 2021 memutuskan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bagi properti akan diperpanjang hingga Juni 2022. (Asp)

Baca Juga:

REI Lakukan Lobi Minta Insentif PPN Rumah Diperpajang Sampai Akhir 2022

#Otomotif #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
JETOUR meraih tiga penghargaan di GIIAS 2026. T2 i-DM membawa pulang dua gelar, sedangkan T1 i-DM Modification meraih Special Exhibit Car.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
JETOUR T2 i-DM dan T1 i-DM Sukses Bawa Pulang 3 Penghargaan dari GIIAS 2026
Indonesia
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Airlangga Hartarto mengunjungi booth JETOUR di GIIAS 2026 dan meninjau JETOUR T2 i-DM yang baru diluncurkan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Airlangga Hartarto Kunjungi Booth JETOUR di GIIAS 2026, Soroti Kiprah T2 di KTT G20
Lifestyle
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Agam mengaku telah menggunakan BAIC BJ40 selama satu tahun terakhir untuk berbagai misi kemanusiaan di sejumlah daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Agam Rinjani Sebut BAIC Mobil Rescue Terbaik, Tangguh di Medan Berat
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fun
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
BAIC T1 mencuri perhatian di GIIAS 2026. Dibekali 12 fitur ADAS, kabin lega, panoramic roof, dan teknologi pintar, mobil listrik ini dinilai memiliki prospek besar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
Lifestyle
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
BAIC BJ41 Hybrid siap mengaspal di Indonesia tahun depan. Hal itu dibocorkan Founder PT JIO, Jerry Hermawan Lo.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
Fun
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Intip Fitur Lengkap dan Harganya
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro resmi diluncurkan di GIIAS 2026. Simak spesifikasi lengkap, fitur DVR terbaru, teknologi hybrid SHVS, Suzuki Safety Support, serta harga resminya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur di GIIAS 2026, Intip Fitur Lengkap dan Harganya
Fun
JETOUR T2 i-DM Meluncur di GIIAS 2026, Klaim Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km
JETOUR T2 i-DM meluncur di GIIAS 2026 dengan teknologi Intelligent Dual Mode, Dual Electric Motor, baterai LFP CATL 18,4 kWh, dan jarak tempuh lebih dari 1.200 km.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
JETOUR T2 i-DM Meluncur di GIIAS 2026, Klaim Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km
Fun
LEPAS E4 EV Debut di GIIAS 2026, Bawa Desain Coupe dan Teknologi Canggih ke Pasar Indonesia
LEPAS E4 EV resmi debut di GIIAS 2026. SUV listrik ini menawarkan motor 214 dk, teknologi ADAS, fast charging 200 kW, dan jarak tempuh hingga 500 km.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
LEPAS E4 EV Debut di GIIAS 2026, Bawa Desain Coupe dan Teknologi Canggih ke Pasar Indonesia
ShowBiz
Wuling Luncurkan Aira EV di GIIAS 2026, City Car Listrik Dibanderol Mulai Rp 155 Juta
Wuling resmi meluncurkan Aira EV di GIIAS 2026. City car listrik ini hadir dengan jarak tempuh hingga 301 km, fast charging, IoV, dan harga mulai Rp 155 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Wuling Luncurkan Aira EV di GIIAS 2026, City Car Listrik Dibanderol Mulai Rp 155 Juta
Bagikan