Inilah Nama-nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 22 April 2017
Inilah Nama-nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak

Kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor, Sabtu (22/4). (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kecelakaan beruntun di daerah Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor sore tadi menelan korban meninggal dan luka-luka. Dilaporkan 3 orang meninggal dunia, 3 luka berat sedangkan 3 lainnya luka ringan.

Mengutip dari Antara, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan, kecelakaan berawal dari sebuah bus HS Transport yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog diduga mengalami rem blong.

Yusri mengatakan korban jiwa yang dilaporkan sementara ini sebanyak tiga orang meninggal dunia, tiga luka berat, dan tiga orang luka ringan. Salah satu korban adalah Kepala Desa Citeko.

"Data masih terus diperbaharui, saat ini masih dilakukan upaya evakuasi, kendaraan bus berhenti di tengah jalan melintang menghadap ke barat, saat ini proses evakuasi masih dilakukan," katanya.

Sementara data yang diperoleh merahputih.com, korban meninggal atas nama Okta Riyansyah Purnama Putra (26), beralamat di Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02 Kelurahan Lebak Gajah Kecamatan Sematang Borong, Palembang, Jainudin yang beralamat di Babakan Lebak RT 02/06 Kecamatan Sinar Galih Kabupaten Bogor, dan Dadang (45), seorang Kepala Desa Citeko, Cisarua, Bogor.

Korban yang mengalami luka berat adalah Aris Ris Beni (16), seorang pelajar asal Tangerang, Saiful Bahri (33) warga Menteng Atas Selatan 2 Jakarta Selatan dan seorang pengendara motor Vixen yang belum diketahui identitasnya.

Sementara korban luka ringan diketahui Hasanudin (21), warga Villa Tangerang Indah RT 10/05 Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Tommy Gunawan (36) yang beralamat di Kampung Sindang Sari RT 03/02 Tanah Baru, Kota Bogor, dan Darus Zaelani (40) asal Cibeureum Tr 02/01 Desa Cisarua, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, rem bus Pariwisata HS yang bergerak dari Puncak ke arah Gadog mendadak blong di turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor. Sehingga menabrak mobil Grand Livina yang ada di kanan dan dua sepeda motor lalu menabrak Daihatsu Ayla dan tiga Avanza.

Bus masih menabrak angkot serta tiga sepeda motor dari arah Puncak menuju Gadog kemudian berhenti dengan posisi melintang ke arah barat, sejumlah kendaraan lain berusaha menghindar sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga berita sebelumnya tentang kecelakaan beruntun di Puncak, Bogor di sini: Kecelakaan Beruntun di Puncak, Bus Pariwisata Tabrak 15 Mobil, 8 Motor

#Kecelakaan Bus #Puncak #Kabupaten Bogor
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Jalur Puncak Siaga Cuaca Ekstrem, Satlantas Bogor Beri Imbauan
Bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan karakteristik jalanan Puncak yang curam dan berkelok, polisi menyarankan untuk segera mencari tempat pemberhentian
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Jalur Puncak Siaga Cuaca Ekstrem, Satlantas Bogor Beri Imbauan
Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Bus naas itu diketahui berangkat dari Metro, Lampung, dengan tujuan ziarah ke Makam Wali Songo.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Januari 2026
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Indonesia
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan Puncak II membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan partisipasi swasta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Indonesia
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Selain masalah teknis kendaraan, pengawasan terhadap sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Indonesia
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Meminta kepolisian melakukan olah TKP secara komprehensif untuk mengetahui unsur pelanggaran.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Laka PO Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Bus yang diketahui mengangkut 34 penumpang tersebut menabrak pembatas jalan dan terbalik.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Orang, Sopir Hilang Kendari saat Ngebut di Tikungan Tol Krapyak
Indonesia
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun AKAP.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bus Maut Cahaya Semarang yang Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak tak Layak Jalan dan Ilegal
Indonesia
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Dampak tabrakan yang begitu kuat bahkan membuat pembatas jalan beton bergeser dari posisi semula
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Horor Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Semarang Buat 16 Orang Meninggal, Kaca Berserakan Hingga Beton Jalan Bergeser
Indonesia
Kecelakaan Maut di Cipali Tewaskan 5 Orang, Polisi tak Temukan Jejak Pengereman
Polisi sedang menganalisis apakah ada faktor manusia atau teknis yang memengaruhi kejadian ini.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Kecelakaan Maut di Cipali Tewaskan 5 Orang, Polisi tak Temukan Jejak Pengereman
Bagikan