Pilkada 2018

Inilah Enam Pasangan Calon yang Diusung PDI Perjuangan di Pilkada 2018

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 07 Januari 2018
Inilah Enam Pasangan Calon yang Diusung PDI Perjuangan di Pilkada 2018

Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada acara Sekolah Partai Calon Kepala Daerah, di Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengumumkan jagoannya yang akan bertarung di Pilkada 2018. Dari enam pasangan yang diumumkan langsung Ketua Umum PDI Perjuangan, muncul kejutan yakni paslon untuk Jawa Barat.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan enam pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) dari enam provinsi yang akan diusung partai yang dipimpinnya pada pilkada 2018.

Megawati menyampaikan pengumuman tersebut pada rapat koordinasi di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1).

Keenam pasangan cagub-cawagub yang diumumkan meliputi, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timut.

Di Provinsi Sumatera Utara, pasangan yang diusung adalah Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Pangihutan Hamonangan Sitorus.

Djarot Saiful Hidayat adalah mantan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017, sedangkan Sihar Sitorus adalah staf ahli di Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Provinsi Sumatera Selatan adalah pasangan Dodi Reza Alex Nurdin dan H Muhammad Giri Ramandha Kiemas.

Dodi Reza Alex Nurdin adalah Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar dan kemudian menjadi Bupati Musi Banyuasin di Sumatera Selatan, sedangkan Giri Ramandha adalah Anggota DPRD Sumatera Selatan dan pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan.

Provinsi Jawa Barat adalah pasangan Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin dan Irjen Pol Anton Charliyan.

Tubagus Hasanuddin adalah Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, sedangkan Anton Charliyan adalah Kapolda Jawa Barat.

Provinsi Jawa Tengah, pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen.

Ganjar Pranowo adalah calon petahana dan kader PDI Perjuangan, sedangkan Taj Yasin Maimoen adalah putra dari KH Maimoen Zubeir yakni sesepuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Provinsi Kalimantan Barat, pasangan Karolin Margret Natasa dan Suryatman Gidot.

Karolin Margret Natasa adalah Bupati Landak dan putri mantan Gubernur Kalbar dua periode Kornelis, sedangkan Suryatman Gidot adalah Bupati Bengkayang dua periode.

Kemudian, Provinsi Kalimantan Timur, adalah pasangan Irjen Pol Safaruddin dan wakilnya belum diumumkan.

Irjen Pol Safaruddin adalah mantan Kapolda Kalimantan Timur dan saat ini menjadi perwira tinggi di Mabes Polri.

Menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, untuk capasangan cagub dan cawagub Kalimantan Timur, PDI Perjuangan masih berkomunikasi dengan satu partai politik lagi.(Fdi)

#Pilgub Jabar #Pilkada 2018 #PDI Perjuangan #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan