Ini ‘Postur Riding’ yang Benar Mengendarai Skutik
Pahami postur riding untuk keamanan berkendara. (Foto: Pexels/Skitterphoto)
SKUTIK bukan barang aneh di jalanan. Sepeda motor jenis skuter bertransmisi otomatis (matik) ini menjadi pilihan populer di masyarakat. Kemudahan mengoperasikannya dan irit bahan bakar menjadi pertimbangan memilikinya.
Namun yang harus diingat bahwa mengendarai skutik jauh berbeda dengan mengendarai sepeda motor jenis lainnya. Terutama yang paling dekat adalah jenis sepeda motor bebek. Karakteristik yang berbeda ini mempengaruhi cara membawanya di jalan raya.
Baca Juga:
Postur riding sangat penting, terutama bagi perempuan, demikian yang dikatakan oleh Eka Yolahati, instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy yang dilansir dari laman KabarOto.
Menurut Eka, pandangan ketika mengendarai skutik tidak boleh kemana-mana harus ke depan. Melihat kaca spion hanya sepersekian detik saja, tidak boleh seperti bercermin di meja rias. Kewaspadaan harus tetap tinggi memperhatikan datangnya kendaraan dari arah belakang dan samping. Ketika berbelok jangan hanya mengandalkan kaca spion tapi juga harus menoleh sebelum berbelok. Jangan sebaliknya berbelok dahulu baru menoleh.
Ketika berbelok kendurkan gas dan tarik pedal rem dengan empat jari. Usahakan laju kendaraan sudah melambat baru berbelok. Jangan lakukan pengereman dengan dua jari, kamu bukan tengah berada di sirkuit balapan. Menarik pedal rem dengan empat jari otomatis akan mengendurkan tarikan gas.
Baca Juga:
Posisi bahu harus tetap rileks, santai saja! Ini akan memberikan kenyamanan saat berkendara dan meminimalkan cidera. Kemudian siku harus sekitar 90 derajat, jangan lurus dan kaku. Dengan demikian lengan dan tangan tetap memiliki suspensi ketika kamu melakukan pengereman mendadak,
Posisi duduk yang baik adalah berada tepat di dudukan jok, bukan ke belakang atau terlalu di depan. Dengan posisi demikian kamu tidak akan mengalami keletihan yang sangat. Begitu juga dengan lutut yang harus masuk ke sisi dalam dari sayap. Ini akan melindungi lutut dari kemungkinan cidera. Kemudian telapak kaki harus berada dalam posisi menapak di dek motor. Jangan taruh terlalu di depan atau di belakang. Jangan ikut orang yang kerap menaruh kakinya di pijakan kaki penumpang. Sangat berbahaya! (*)
Baca Juga:Triumph Akan Luncurkan Motor Rocket Custom yang Sangat Langka
Bagikan
Berita Terkait
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Pencairan Bantuan Sosial d Bulan Juni-Juli Ini Bakal Dongkrak Penjualan Sepeda Motor Kategori Entry Level
Pemprov DKI Jakarta akan Bangun Jalur Sepeda Tambahan Sepanjang 3,8 Km dengan Konsep Complete Street
Dishub DKI Targetkan Pemeliharaan Jalur Sepeda Usai Lampaui Target 2025
Dishub DKI Jakarta Bangun 3,8 Km Jalur Sepeda Baru Tahun Ini, Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Pesepeda
MRT Jakarta Bantu Pelanggan yang Kehilangan Sepeda Lapor ke Polsek Setiabudi
Viral Sepeda Rp 3,3 Juta Hilang Dicuri di Parkiran MRT Setiabudi, Polisi Cek TKP
Pemudik Keluhkan Jalur Karawang Berlubang, PMI Laporkan Peningkatan Kecelakaan