Ini Keuntungan Konsumen Ketika Sriwijaya Air dan NAM Air diambil Alih Garuda Indonesia

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 16 November 2018
Ini Keuntungan Konsumen Ketika Sriwijaya Air dan NAM Air diambil Alih Garuda Indonesia

Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: instagram@sriwijayaair)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGELOLAAN finansial dan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air diambil alih oleh anak perusahaan PT Garuda Indonesia TBK (GIAA) yakni PT Citilink Indonesia. Langkah tersebut dilakukan dengan bentuk penandatanganan Kerjasama Operasional (KSO).

Dikatakan kalau pengambilalihan itu akan menyelamatkan persoalan keuangan yang dihadapi dua maskapai itu. Lantas apakah hal tersebut berdampak langsung kepada para konsumen?

1. Konsumen menjadi banyak pilihan saat ingin berpergian menggunakan pesawat

Maskapai Citilink (Sumber: citilink)
Maskapai Citilink yang memiliki service yang sama dengan Garuda Indonesia. (Foto: citilink)

Ziva Narendra Arifin, CEO dan Co-founder Aviatory Indonesia mengatakan ada beberapa keuntungan yang akan didapat konsumen terutama bagi para pengguna layanan penerbangan Garuda Indonesia Group. Menurutnya hal yang paling pasti setelah pengambilalihan itu adalah lebih banyak pilihan.

"Yang jelas dampak bagi konsumen adalah akan lebih banyak pilihan. Karena rencana strategi bisnisnya akan mau head to head sama Lion Air dari armada Boeing, Airbus sampai ATRnya. Jadi kalau kita kita lihat Citilink, Sriwijaya dan NAM berbeda kan," katanya melalui sambungan telepon, Jumat (16/11).

2. Bakal ada penambahan rute hingga armada

NAM Air (Sumber: instagram/sriwijayaair)
NAM Air bernaung dengan Sriwijaya Air. (Foto: instagram@sriwijayaair)

Selain itu tentunya konsumen akan merasakan penambahan rute, jam terbang serta armada dari Garuda Indonesia Group. "Jadi bayangan saya kalau kerjasama ini tujuannya adalah menambah rute, mungkin juga akan ada penambahan armada dan penambahan jadwal jadi konsumen akan diuntungkan dengan banyak pilihan," lanjutnya.

3. Akan merasakan fasilitas standar Garuda Indonesia

NAM Air (Sumber: instagram/sriwijayaair)
NAM Air ikut bergabung dengan Garuda Indonesia Group. (Foto: instagram@sriwijayaair)

Keuntungan lain yang didapat konsumen adalah fasilitas pelayanan Sriwijaya Air yang mungkin akan mengikuti standar Garuda Indonesia Group. "Bisa saja kalau standar KSO ada di bawah Garuda maka akan lebih merapat ke standar pelayanan garuda namun apakah penetapan Sriwijaya (Air) sebagai LCC atau full service ini yang masih kita lihat bersama," ujar Ziva. (yani)

#Sriwijaya Air #Citilink #Citilink Indonesia #Pesawat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Husain Kembali Beroperasi, Citilink Buka 5 Rute Dari dan ke Bandung
Citilink menggunakan armada Airbus A320 dengan frekuensi penerbangan setiap harinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Bandara Husain Kembali Beroperasi, Citilink Buka 5 Rute Dari dan ke Bandung
Indonesia
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Dari Bandung tidak perlu untuk ke Jakarta untuk bisa terbang menggunakan pesawat ke kota-kota besar lain.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Citilink Kembali Terbang dari Bandara Husein Bandung, Ini 5 Rutenya
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Indonesia
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Satgas Damai Cartenz memastikan pilot PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, tewas akibat luka tembak di Yahukimo. Polisi juga mengungkap hasil visum dan identitas terduga pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Indonesia
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
DPR meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil setelah pilot Associated Mission Aviation (AMA) tewas dalam serangan di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
Indonesia
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Pemerintah menilai perubahan berbagai komponen biaya penerbangan sejak 2019 menjadi dasar penting untuk melakukan penyesuaian kebijakan tarif batas atas yang lebih relevan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Bagikan