Ini Hasil Pertemuan SBY-Prabowo di Cikeas
SBY-Prabowo Subianto saat jumpa pers di Puri Cikeas, Kamis (27/7). (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan di kediaman SBY, Puri Cikeas, Jawa Barat, Kamis, (27/7).
Dalam pertemuan yang berlangsung sekira 30 menit tersebut, kedua tokoh nasional itu bersepakat untuk mengawal perjalanan negara Indonesia ke arah yang sesuai dengan kepentingan rakyat.
"Yang jelas kami bersepakat akan terus mengawal negara ini. Agar perjalanan bangsa ini mengarah pada arah yang benar. Agar apa yang dilakukan oleh negara benar-benar untuk kepentingan rakyat," kata SBY dalam jumpa pers.
Menurut SBY, bentuk pengawalan tersebut apabila kebijakan negara bertentangan dengan kepentingan rakyat maka Demokrat dan Gerindra bakal melakukan kritik terhadap pemerintah.
"Kalau ditanya lebih lanjut pengawalannya apa, sesuai kepentingan rakyat kita dukung. Tetapi kalau nyatanya tidak tepat dan tidak benar karena melukai dan mencederai rakyat kita kita akan koreksi dan kritisi. Gamblang tegas dan terang. Itu sikap kami," tegas SBY.
Lebih lanjut SBY menambahkan, Demokrat dan Gerindra juga bersepakat untuk meningkatkan komunikasi dam kerja sama. Namun, bukan dalam bentuk koalisi. Pasalnya, lanjut dia, KIH dan KMP sudah mengalami pergeseran dan perubahan.
"Kerja sama ini memiliki dua cakupan. Satu wilayah politik karena kami parpol, koridornya demokrasi, aturan main, konstitusi, undang-undang dan sistem yang belaku," pungkas Presiden ke-6 Indonesia itu. (Pon)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Nasi Goreng Dan Bakso Jadi Menu Santapan Pertemuan SBY-Prabowo
Bagikan
Berita Terkait
Bikin Ramai! Menteri PPN/Bappenas Sebut Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, PKB: Presiden Prabowo Pasti Punya Pertimbangan Matang
Habiburokhman Tegaskan Kapolri Listyo Sigit 100 Persen Loyal pada Prabowo, Sebut Jadi Saksinya
HNW Soroti Partisipasi Indonesia di Board of Peace, Ingatkan Amanat UUD 1945 soal Palestina
Profl Delapan Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Mulai dari Pakar Geofisika Legendaris Hingga Pendiri INDEF
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
Dinilai Berisiko, Indonesia Harus Siap Mundur dari Board of Peace jika Abaikan Palestina
Indonesia Gabung Board of Peace, Eks Wamenlu Ingatkan Risiko Dominasi AS
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek