Ini Alasan Kepala Kejaksaan Negeri Tolak Penilangan dari CCTV

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 30 Agustus 2017
Ini Alasan Kepala Kejaksaan Negeri Tolak Penilangan dari CCTV

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Didik Farkhan. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana Pemkot Surabaya bersama pihak kepolisian untuk memberlakukan penilangan melalui CCTV, dinilai oleh Kejaksaan Negeri Surabaya akan banyak menemui kendala.

"Ya, wacana itu masih kami bahas. Itu seperti di London, Inggris. Program yang baik, karena orang akan takut melanggar, meski tidak dijaga polisi. Namun, kendalanya saat sidang tilang juga akan banyak," kata Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Didik Farkhan, saat ditemui di kantor pengadilan, Surabaya, Rabu (30/8).

Didik mengakui, jika Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini dan jajaran Polrestabes Surabaya telah menghubungi Kejaksaan untuk membahas program tilang pantauan CCTV. "Bagus, tapi prosesnya akan banyak kendala," kata Didik.

Kendala yang dimaksud Didik adalah ketika sidang tilang. Sebab, saat putusan sidang, maka jaksa yang berhak menentukan putusan meski tanpa kehadiran si pelanggar.

Permasalahannya, ketika pengendara dan plat nomor yang terekam CCTV karena melanggar, belum tentu si pengendara adalah pemilik kendaraan.

"Bisa saja itu sepeda motor pinjaman. Kasihan, jika si pemilik harus menanggung denda. Belum lagi, ketika kendaraan itu dijual, tetapi tidak ada laporan," kata dia.

Persoalan lain adalah bagaimana memutuskan hasil sidang tanpa menyebut nama orang yang pada saat sidang. Dalam aturan undang-undang lalu lintas di KUHP, Jaksa akan memberikan sanksi kepada pelanggar ketika sudah ada nama terdakwa yang di sidang.

"Kamera CCTV melihat ada pelanggaran. Bagaiman kalau itu sepeda motor beli bekas dan nggak ada laporan? Kalau itu sepeda pinjaman? Masa pakai nama pemilik yang tertera di STNK. Tidak mungkin, 'kan," lanjutnya.

Masalah lain adalah ketika si pelanggar merupakan orang luar Kota Surabaya. Sementara, sistem pembayaran pajak online di samsat, tidak terkoneksi dengan kejaksaan Surabaya, apalagi beda kota.

Karena itu, kata Didik, untuk meluluskan program yang bagus tersebut butuh pembahasan lebih akurat.

"Kalaupun hasilnya bagus, tentu harus ada Perkap (Peraturan Kapolri) dulu. Ini memang wacana. Program bagus, tapi butuh pembahasan yang panjang," tandasnya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Industri Rumahan Sirop Tanpa Izin Digerebek Polisi

#CCTV #Surabaya #Kejaksaan Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Aksi demo di Jakarta berujung anarkis dengan perusakan CCTV publik di kawasan Pejompongan. Diskominfotik DKI Jakarta sangat menyayangkan insiden ini dan siap tindak tegas pelaku
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Indonesia
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Kejari Solo menuntaskan penyidikan kasus korupsi dana hibah KONI. Kerugian negara mencapai Rp 1 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Berkas Lengkap, 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Solo Segera Hadapi Persidangan
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Kejari Solo menerima dana hibah KONI senilai Rp 35 juta. Kini, totalnya sudah mencapai Rp 255 juta yang diterima dari dua tersangka.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Kejari Solo Terima Hasil Korupsi Dana Hibah KONI, Total Pengembalian Capai Rp 255 Juta
Olahraga
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Persebaya Surabaya merayakan 99 tahun dengan meluncurkan anniversary jersey bersama AZA. Simbol ikatan emosional Bonek–Bonita, desain elegan, dan tema “99 Alasan Mencintai Persebaya”.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Jersey Anniversary Seabad Persebaya: 99 Tahun dalam Satu Cerita
Indonesia
Pemprov Bantah CCTV Bundaran HI tidak Bisa Diakses Pas Demo Mahasiswa, Gangguan di Platform Pihak Ketiga
Pemprov DKI Jakarta pastikan CCTV Bundaran HI tetap berfungsi saat demo mahasiswa. Gangguan akses tayangan terjadi di platform pihak ketiga, bukan sistem resmi Pemprov.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Pemprov Bantah CCTV Bundaran HI tidak Bisa Diakses Pas Demo Mahasiswa, Gangguan di Platform Pihak Ketiga
Indonesia
Pemprov DKI Targetkan Integrasi CCTV Selesai Akhir 2026
Integrasi CCTV menjadi bagian kebutuhan strategis Jakarta dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data dan kemampuan respons cepat terhadap persoalan kota.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Pemprov DKI Targetkan Integrasi CCTV Selesai Akhir 2026
Indonesia
Pramono Tegaskan CCTV di Jakarta tak Bisa Diakses Sembarangan, Begini Alasannya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap alasan mengapa CCTV tak bisa diakses sembarangan.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
Pramono Tegaskan CCTV di Jakarta tak Bisa Diakses Sembarangan, Begini Alasannya
Bagikan