Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Alasan Boy Sadikin Mundur dari PDIP

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 22 September 2016
Ini Alasan Boy Sadikin Mundur dari PDIP

Deklarasi PDIP usung Ahok-Djarot di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/9). (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Boy Bernardi Sadikin mengajukan pengunduran diri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Setelah tersebar foto surat pengunduran diri yang bertanda tangan Boy B Sadikin dalam surat tertanggal 21 September 2016 ini yang ditujukan kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Disebutkan dalam surat pengunduran diri itu, tiga alasan mengundurkan diri. Pertama karena aspirasinya dengan PDIP tentang kepala daerah DKI berbeda.

http://server5.merahpoetih.com/gallery/public/2016/09/22/E2eOBk8sLW1474529960.jpg

Berangkat dari perbedaan tersebut, kemudian berakibat negatif terhadap kesolidan PDIP dalam menghadapi Pilkada DKI. Hingga terakhir dia tidak mau menjadi beban bagi PDIP dan memilih keluar agar bisa menyuarakan aspirasi secara bebas.

Seperti diketahui, PDIP secara resmi telah memutuskan mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

Bahkan, partai belambang banteng ini bersama tiga partai parpol lain, seperti Golkar, Hanura, dan Nasdem sudah mendaftarkan Ahok-Djarot ke KPUD, Rabu (21/9/2016). (Ard)

BACA JUGA:

  1. Sandiaga Uno Sebut Koalisi Partai Kekeluargaan Sepakat Majukan Satu Calon
  2. Pertemuan Koalisi Partai Kekeluargaan, Ini Tanggapan Sandiaga Uno
  3. Sandiaga Uno Sebut Politisi PDIP Dukung Dirinya dan Gerindra
  4. Sandiaga Uno Sepakat Maju Bersama Anies Baswedan
  5. Pengamat Politik: Yusril-Sandiaga Lawan Berat Ahok-Djarot
#Pilkada DKI Jakarta 2017 #Calon Gubernur DKI 2017-2022 #Megawati Soekarnoputri #PDIP #Boy Bernardi Sadikin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
PDIP kirim surat setelah adanya pernyataan dari petinggi BGN yang menyebut hampir seluruh partai politik terlibat dalam pengadaan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
Indonesia
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Gugatan tersebut diajukan setelah pihaknya terlebih dahulu menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan