MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat ada 10 kecamatan di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terancam longsor.
Bencana longsor itu terjadi dikarenakan adanya pergeseran tanah. Ditakutkan saat Jakarta diguyur hujan lebat lokasi yang tanahnya bergesar terjadi longsor.
Baca Juga:
Adapun 10 wilayah yang terancam pergeseran tanah di Jakarta Selatan antara lain Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang Parapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.
Sedangkan untuk wilayah Jakarta Timur ada dua yakni kecamatan Kramat Jati dan Pasar Rebo.
Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo menuturkan, selain karena curah hujan yang tinggi longsor bisa terjadi karena kontur tanah yang tinggi namun di dalamnya terdapat rongga sehingga bencana tersebut bisa saja terjadi.
"Ada beberapa wilayah berpotensi terjadi pergeseran tanah. Penyebabnya pertama curah hujan tinggi, biasanya di kontur tanah tinggi itu rawan," kata Subejo saat konfrensi pers kesiapan menghadapi musim penghujan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/11).
Baca Juga:
Rawan Longsor, Area Makam Sri Sultan Hamengku Buwono IX Dipasang Terpal
Untuk penanganan jangka pendek, kata Subejo, pihaknya saat ini hanya menghimbau masyarakat yang bertempat tinggal 10 kecamatan tersebut agar selalu waspada. Karena, saat ini sudah mulai memasuki musim penghujan.
Sementara antisipasi jangka panjang, lanjut dia, Pemprov DKI akan melakukan mitigasi struktural khususnya daerah bantaran sungai dengan memperbanyak penaman pohon.
"Yang dilakukan saat ini adalah antisipasi, ingatkan masyarakat yang tinggal di daerah ini agar waspada sambil pemprov antisipasi lewat mitigasi struktural," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:Prabowo Jenguk Anak Buah yang Jadi Korban Longsor di Kawasan Hambalang