Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ingin Jadi Saksi Peristiwa Bersejarah, Turis Berdatangan ke Vatikan di Hari Konklaf

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Mei 2025
 Ingin Jadi Saksi Peristiwa Bersejarah, Turis Berdatangan ke Vatikan di Hari Konklaf

Asap di Kapel Sistina, menunjukkan hasil konfklaf pemilihan Paus baru. (ANTARA/HO-id.wikipedia.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SAAT para kardinal dikunci di Kapel Sistina untuk merumuskan satu nama sebagai paus baru, para turis memadati Lapangan Santo Petrus. Hal serupa terjadi juga di Kota Roma. Turis datang berharap menjadi saksi peristiwa bersejarah terpilihnya paus baru.

Di Vatikan, pada Selasa (6/5), para turis berandai-andai mengenai kriteria paus baru yang mereka harapkan. “Ia sebaiknya tidak berpikiran tertutup. Ia harus mendukung kaum muda yang memiliki nilai berbeda dari generasi sebelumnya,” kata Veronica de Garcia, 30, turis asal Meksiko, dikutip The Times Korea.

Pendapat lain dilontarkan Enzo Orsingher, 78, dari Roma. “Seorang paus yang proaborsi merupakan hal yang tidak bisa dibayangkan karena ada prinsip-prinsip yang tidak bisa dinegosiasikan,” ujarnya.

Saat konklaf dimulai pada Rabu (7/5), para kardinal sebelumnya telah bersumpah menjaga kerahasiaan apa yang terjadi dalam konklaf. Seluruh staf pendukung selama proses konklaf, mulai dari petugas medis, operator lift, staf kantin hingga petugas kebersihan, juga terikat sumpah kerahasiaan dan telah disumpah pada Senin.

Baca juga:

Hari Pertama Konklaf Belum Ada Paus Terpilih, Asap Hitam Keluar Dari Kapel Sistina



Mereka dilarang menghubungi dunia luar sampai pemilihan selesai. Vatikan menyatakan akan memutus sinyal telepon dalam wilayah negara kecil itu mulai pukul 15.00 pada Rabu hingga paus baru terpilih. Namun, itu tidak akan berdampak pada Lapangan Santo Petrus.

Para kardinal harus meninggalkan ponsel mereka saat proses pemungutan suara dimulai. Dunia akan mengetahui perkembangan lewat asap dari pembakaran surat suara: asap hitam berarti belum ada keputusan, asap putih berarti paus baru telah terpilih.

Pada konklaf hari pertama, Rabu (7/5), kepulan asap hitam terlihat keluar dari cerobong Kapel Sistina. Hampir seketika setelah asap hitam mengepul dari cerobong Kapel Sistina, kerumunan besar yang tadinya berkumpul di Lapangan Santo Petrus langsung menuju pintu keluar.

Sudah berabad-abad sejak seorang paus terpilih pada putaran pertama pemungutan suara. Namun, puluhan ribu orang yang berada di Vatikan berharap kali ini akan berbeda. Beberapa orang yang berkumpul mengatakan mereka ialah turis, berharap kunjungan mereka yang singkat di Roma bertepatan dengan pengangkatan paus baru.

Di antara para turis, warga lokal juga ikut dalam kerumunan. Namun, suasana di antara warga lokal berbeda. Banyak yang datang ke Vatikan langsung setelah pulang kerja sore ini. Mereka bertekad akan kembali lagi esok hari.(dwi)

Baca juga:

Jadwal Jam Sinyal Asap Konklaf, Malam Ini Paling Cepat Muncul Pukul 19,00 Waktu Vatikan

#Konklaf #Vatikan #Paus #Umat Katolik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Indonesia
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengadakan kegiatan 'Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman', Sabtu (9/5) merayakan HUT ke-219.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Menteri Agama Sebut Jakarta Kota Paling Rukun Se-Asia Tenggara di Tengah HUT Ke-219 Keuskupan Agung Jakarta
Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Dunia
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Menurut pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu, ia hanya berpegang pada ajaran Injil dan akan terus "bersuara lantang untuk menentang perang."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Berita
AS Kecam Kritik Paus Leo XIV Terkait Perang di Iran
Trump juga meminta Paus untuk berhenti "menjilat" kelompok kiri radikal dan fokus saja menjadi Paus yang hebat, bukan politikus.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
AS Kecam Kritik Paus Leo XIV Terkait Perang di Iran
Dunia
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat itu telah menjadi pengkritik vokal perang Iran.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Lifestyle
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan ini yakni perjamuan roti yang dibagikan dalam misa.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Makna Mendalam Kamis Putih, Kisah Perjamuan Terakhir Yesus
Fun
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Keuskupan Agung Jakarta gelar Jakarta Eucharistic Revival 2026 di JICC. Kongres Ekaristi pertama di ibu kota hadirkan perayaan iman dan teknologi imersif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
Jakarta Eucharistic Revival 2026 Digelar di JICC, Kongres Ekaristi Pertama di Ibu Kota
Indonesia
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Rabu Abu menjadi penanda dimulainya masa pertobatan selama 40 hari menjelang Hari Raya Paskah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Mengenal Arti Rabu Abu dan Aturan Berpuasa Pantang bagi Umat Katolik saat Masa Prapaskah 2026
Bagikan