Inggris Lockdown Tiga Pekan Akibat Pandemi COVID-19
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Foto: politico.eu
MerahPutih.com - Pemerintah Inggris memutuskan untuk lockdown wilayahnya selama tiga pekan akibat pandemi COVID-19. Seluruh pertokoan dan layanan jasa ditutup sementara dan warga dilarang berkumpul
"Tetap di rumah," tegas Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, seperti dilansir Telegraph, Selasa (24/3)
Baca Juga
Jumlah total kasus virus corona di Inggris mencapai 6.650 kasus. Sedangkan, korban meninggal dunia akibat COVID-19 di negeri Ratu Elisabeth tersebut berjumlah 335 orang.
Langkah ini diambil PM Johnson setelah masyarakat tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk keluar rumah demi mencegah penyebaran COVID-19. Kerumunan masyarakat terlihat di sejumlah lokasi.
"Mulai Senin (23/3) saya harus memberikan instruksi sederhana untuk warga Inggris. Anda harus tetap di rumah," tegas Johnson.
"Karena hal penting yang harus kita lakukan adalah menghentikan penyebaran penyakit antar rumah," sambungnya.
Selama masa penutupan, Johnson mengizinkan warga untuk berbelanja bahan makanan, olahraga, memenuhi kebutuhan medis, dan perjalanan ke dan dari tempat kerja.
Selain itu, taman-taman juga dibuka. Namun, PM Johson bakal menindak tegas warga yang melanggar aturan menjaga jarak.
"Jika Anda tidak mengikuti aturan, polisi akan memiliki kekuatan untuk menegakkannya, termasuk melalui denda dan membubarkan pertemuan." sambungnya.
Baca Juga
Ia mengatakan akan meninjau ulang peraturan karantina wilayah dalam tiga minggu ke depan.
"Kami akan melihat lagi dalam tiga minggu, dan melonggarkannya jika bukti menunjukkan bahwa kita mampu," ujarnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Presiden Prabowo Janjikan Indonesia Dapat Keuntungan Ekonomi setelah Pertemuan dengan PM Inggris di London
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss