Merahputih.com - Kesibukan pekerja saat menyortir paket untuk dikirim ke pelanggan di Lion Hub Halim, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Momen Ramadan dan Idul Fitri 2026 lekat kaitannya dengan lonjakan belanja masyarakat, mulai dari kebutuhan pokok hingga pakaian. Kehadiran e-commerce yang memberikan kemudahan berbelanja, ditambah berbagai program promosi, menjadi pengungkit minat dan intensitas belanja masyarakat. Peningkatan aktivitas belanja ini secara langsung berdampak pada volume paket yang harus diproses oleh penyedia layanan logistik, termasuk Lion Parcel.
Menjelang Idul Fitri 2026, Lion Parcel memprediksi tonase pengiriman dan penerimaan berbagai jenis barang meningkat sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa. Lonjakan ini menghadirkan tantangan dalam alur pengiriman logistik, karena berpotensi memicu penumpukan paket di fasilitas distribusi dan memperlambat proses pengiriman barang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lion Parcel memperkuat kesiapan layanan dengan meningkatkan berbagai aspek operasional. Langkah-langkah strategis yang dilakukan antara lain memperluas kapasitas gudang, menambah armada distribusi, serta meningkatkan jumlah sumber daya manusia secara temporer. Selain itu, sistem sortir dan distribusi yang lebih terintegrasi juga diterapkan untuk memastikan paket dapat diproses dan dikirim tepat waktu.
Dengan berbagai upaya tersebut, Lion Parcel menargetkan tetap memberikan layanan optimal, menjaga ketepatan waktu pengiriman, dan mempertahankan kualitas layanan kepada pelanggan selama periode puncak menjelang Idul Fitri. (Foto: MP/Didik Setiawan).