Indonesia Ingin Jadi Pemasok Utama Baterai Kendaraan Listrik

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Februari 2021
Indonesia Ingin Jadi Pemasok Utama Baterai Kendaraan Listrik

Mobil Listrik. (FotoL Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Empat BUMN yang tergabung dalam Indonesia Battery Holding (IBH) yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan bisa menjadi pemain global industri baterai kendaraan listrik pada 2025.

"BUMN memiliki ambisi besar untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik pada 2025 menjadi, pertama, pemain global material produk hulu atau nikel sulfat," kata Ketua Tim Percepatan Proyek Electric Vehicle (EV) Battery Agus Tjahajana dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (2/1).

Baca Juga:

Mengintip Mobil Listrik Termurah di Dunia, Hanya Rp13 Juta

Ia mengatakna, untuk bisa menjadi pemain global produk nikel sulfat, target produksi olahan mineral itu dipatok sebanyak 50 ribu ton hingga 100 ribu ton per tahun guna memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Gabungan BUMN juga ingin menjadi pemain global untuk produk antara (katoda) baterai dengan target produksi prekursor sampai dengan katoda sebesar 120 ribu hingga 240 ribu ton per tahun. Produksi produk tersebut akan digunakan utamanya untuk industri dalam negeri dan ekspor.

Lalu, menjadi pemain hilir regional dan domestik di EV battery sehingga bisa menggerakkan jadi pusat manufacturing kendaraan berbasis EV di Asia Tenggara.

Mobil Listrik
Mobil Listrik. (Foto: Pemprov Jabar)

Agus menjelaskan potensi jika Indonesia menjadi pemain global baterai kendaraan listrik yang bisa menghasilkan USD26 miliar pada 2030.

Selain itu, diproyeksi ada penyerapan sekitar 23.500 tenaga kerja Indonesia dari pengembangan industri baterai kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Ditambah, bakal ada ada peningkatan neraca perdagangan hingga sekitar USD9 miliar dengan pengembangan industri tersebut. (*)

Baca Juga:

10 Tahun Lagi di Inggris Hanya Ada Mobil Listrik

#Mobil Listrik #Kinerja BUMN
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Lifestyle
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Selain lebih ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Tips Perjalanan Mudik dengan Kendaraan Listrik
Bagikan