Indonesia Didorong Tiru India Reformasi Pasar Modal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Indonesia Didorong Tiru India Reformasi Pasar Modal

Pimpinan DPR Tinjau Bursa Efek Indonesia (BEI) usai IHSG Anjlok

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pembekuan peningkatan bobot Indonesia dalam indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (28/1) menyebabkan pasar saham Indonesia anjlok, yang diikuti oleh pengunduran diri sejumlah pejabat di sektor pasar keuangan di BEI dan OJK.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Indonesia bisa meniru India yang berhasil menarik investasi masuk usai melakukan reformasi pasar modal.

Menurut Luhut, India juga termasuk negara yang mendapat sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI), namun mereka berhasil membalikkan situasi berkat reformasi.

"India melakukan reformasi, sehingga masuk angka investasi ke India itu sampai 60–70 miliar dolar AS. Kalau India bisa, kenapa kita nggak bisa?” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat.

Baca juga:

Pimpinan DPR Tinjau Bursa Efek Indonesia (BEI) usai IHSG Anjlok

Luhut mengungkapkan dirinya telah bertemu dengan perwakilan MSCI dan mendiskusikan kondisi pasar modal Indonesia selama dua jam.

Dalam pertemuan itu, kata Luhut, MSCI menilai Indonesia memiliki modal yang cukup untuk memulihkan kredibilitas pasar saham.

“Kemarin Morgan Stanley waktu bicara sama saya, mereka juga bilang kalau pemerintah komitmen melakukan independensi dan transparansi lebih bagus, saya kira (reformasi) juga tidak terlalu sulit buat Indonesia,” ujarnya.

Terlebih, dia meyakini Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai untuk membangun kredibilitas pasar modal yang baik di mata investor.

Ketua DEN berencana menyampaikan usulan reformasi pasar modal langsung ke Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu usulannya yaitu mendorong penunjukan figur independen untuk pejabat pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Luhut berpendapat gejolak pasar modal perlu disikapi dengan langkah reformasi secara menyeluruh.

#Bursa Efek Indonesia (BEI) #OJK #Luhut Binsar Pandjaitan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Purbaya menilai gejolak IHSG saat ini bersifat kekhawatiran jangka pendek, yang dipengaruhi oleh isu-isu negatif di dalam negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
IHSG Terseok Jatuh ke Level 5.919,56
Indonesia
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Proses verifikasi emisi yang ada saat ini terlampau rumit dan memakan biaya tinggi. 

Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Karbon RI Punya Potensi Raksasa, DPR Sayangkan Mandek karena Biaya Hitung Selangit
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Meskipun bursa saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada ketat (hawkish)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
IHSG Berpotensi Volatil, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kaburkan Kepercayaan Investor Pasar Saham
Berita Foto
Sidak ke Bursa Efek Indonesia, Pimpinan DPR dan Danantara Cek Stabilitas Pasar Saham
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat sidak gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Sidak ke Bursa Efek Indonesia, Pimpinan DPR dan Danantara Cek Stabilitas Pasar Saham
Indonesia
IHSG Merana, Saham Perbankan Indonesia di Bawah Harga Wajar
Valuasi saham-saham sektor perbankan seharusnya dapat berada pada kisaran di atas 2 hingga 3 kali PBV.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
IHSG Merana, Saham Perbankan Indonesia di Bawah Harga Wajar
Indonesia
Dasco Kunjungi BEI di Tengah Tekanan IHSG, Investor Diminta Tetap Optimistis
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia yakin bahwa pasar modal Indonesia tetap kuat.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Dasco Kunjungi BEI di Tengah Tekanan IHSG, Investor Diminta Tetap Optimistis
Indonesia
Dasco, Danantara dan OJK Cek IHSG dan Nilai Tukar Rupiah di BEI
Sufmi Dasco Ahmad menyambangi Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk mengecek kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini tengah mengalami dinamika.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Dasco, Danantara dan OJK Cek IHSG dan Nilai Tukar Rupiah di BEI
Indonesia
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Penyaluran KPR oleh perbankan pada Maret 2026 masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,79 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Bank Sangat Pilih Pilih Salurkan Kredit Rumah
Indonesia
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Tak hanya MSCI, lembaga indeks bergengsi lainnya, FTSE Russell, juga tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
OJK Tegaskan Indonesia Tetap Kokoh di Kelas Emerging Market, Status Frontier Market Meluncur Jauh
Indonesia
Saham Sultan AMMN hingga BREN Keluar dari MSCI, OJK Janjikan Cuan Jangka Panjang
Meskipun belasan saham terdepak dari indeks Global Standard dan Small Cap, posisi Indonesia di mata dunia diklaim masih sangat kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Saham Sultan AMMN hingga BREN Keluar dari MSCI, OJK Janjikan Cuan Jangka Panjang
Bagikan