Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 51 menit lalu
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand

Petugas Imigrasi menggiring warga negara asing (WNA) asal Thailand berinisial PV yang menjadi buronan Komisi Nasional Antikorupsi Thailand atau *National Anti-Corruption Commission* (NACC) untuk dideportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (8/10/2026). ANTARA/Azmi Samsul M

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendeportasi seorang buronan kasus dugaan korupsi asal Thailand berinisial PV setelah keberadaannya terdeteksi melalui sistem keimigrasian saat mengurus perpanjangan izin tinggal di Jakarta Selatan.

Pelaksana Harian Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Novan Indriyanto mengatakan warga negara asing (WNA) asal Thailand tersebut dipulangkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pengamanan terhadap PV berawal dari surat permohonan bantuan yang disampaikan KPK kepada Ditjen Imigrasi pada 16 September 2026. Di mana, menindaklanjuti permintaan tersebut, petugas memasukkan identitas PV ke dalam daftar subjek perhatian khusus atau Subject of Interest (SOI) pada sistem keimigrasian.

Menindaklanjuti surat tersebut, nama yang bersangkutan dimasukkan ke dalam daftar Subject of Interest (SOI) guna keperluan pengamanan jika yang bersangkutan melakukan pelintasan antarnegara atau melakukan perpanjangan izin tinggal,

kata Novan.

Baca juga:

KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!

PV diketahui masuk ke Indonesia pada 21 Februari 2026 dan memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) karena bekerja pada sebuah perusahaan swasta. Selama berada di Indonesia, PV menetap di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.

Namun, pemerintah Thailand kemudian mencabut paspor yang bersangkutan sehubungan dengan perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani otoritas negara tersebut.

Keberadaan PV terdeteksi pada 25 September 2026 ketika yang bersangkutan mendatangi Kantor Imigrasi Jakarta Selatan untuk mengurus perpanjangan izin tinggal.

Sistem keimigrasian mendeteksi adanya Subject of Interest, sehingga petugas dari Subdit Pengawasan dan Tindakan Direktorat Jenderal Imigrasi langsung mengamankan yang bersangkutan untuk pemeriksaan lebih lanjut,

ujarnya.

Pencabutan paspor oleh pemerintah Thailand menyebabkan PV tidak lagi memiliki dokumen perjalanan yang sah. Kondisi tersebut berkaitan dengan ketentuan Pasal 119 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi KPK Kartika Handaruningrum mengatakan penanganan PV merupakan hasil kerja sama antara KPK, Ditjen Imigrasi, dan Komisi Nasional Antikorupsi Thailand atau National Anti-Corruption Commission (NACC).

Kerja sama tersebut dilakukan melalui jejaring lembaga antikorupsi kawasan Asia Tenggara, yakni ASEAN Parties Against Corruption.

KPK terus mendukung upaya pemberantasan korupsi tidak hanya secara nasional di Indonesia, namun juga di kawasan dan dengan dukungan negara-negara lain, karena memang kami sadar betul bahwa korupsi itu sifatnya lintas batas,

kata Kartika.

Pengungkapan keberadaan PV berawal dari permintaan NACC Thailand kepada KPK untuk memverifikasi informasi mengenai keberadaan buronan tersebut di Indonesia. Berdasarkan hasil penelusuran, PV diketahui berada di Indonesia dan tercatat dalam notifikasi merah atau Red Notice Interpol.

PV diduga terlibat dalam perkara suap dan gratifikasi terkait proyek pengadaan di Thailand. Berdasarkan informasi NACC yang disampaikan KPK, perkara tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan senilai 24,5 juta dolar AS serta dugaan penerimaan gratifikasi tambahan sebesar 300.000 dolar AS. (*)

#KPK #Koruptor #Thailand
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Pengungkapan keberadaan PV berawal dari permintaan NACC Thailand kepada KPK untuk memverifikasi informasi mengenai keberadaan buronan tersebut di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 51 menit lalu
Indonesia Deportasi Buronan Terduga Korupsi Asal Thailand
Indonesia
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
KPK berikan ultimatum keras kepada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk penuhi panggilan penyidik terkait skandal suap HGB Summarecon.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
KPK Ultimatum Nusron Wahid Datang Pemeriksaan, Jangan Tunda-Tunda Penegakan Hukum!
Olahraga
Era Madam Pang Runtuh? Menguak Fakta Kemerosotan Prestasi Sepak Bola Thailand di Asia Tenggara
Penasaran mengapa prestasi sepak bola Thailand terus merosot dan mulai disalip oleh Timnas Indonesia? Simak fakta lengkap rapor Madam Pang di FAT berikut ini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Era Madam Pang Runtuh? Menguak Fakta Kemerosotan Prestasi Sepak Bola Thailand di Asia Tenggara
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Periksa Nusron Wahid Sebagai Saksi Hari Ini
Nusron Wahid diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN, Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Periksa Nusron Wahid Sebagai Saksi Hari Ini
Olahraga
Masih 0-0, Garuda Dominan Kuasai 60% Bola. Hubner dan Supachai Disiram Kartu Kuning!
Babak pertama final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand berakhir 0-0 di SUGBK. Garuda dominasi 60% penguasaan bola.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Masih 0-0, Garuda Dominan Kuasai 60% Bola. Hubner dan Supachai Disiram Kartu Kuning!
Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Olahraga
Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Prakiraan Pemain Hingga Skor
Cari tahu prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini! Cek head to head, bocoran susunan pemain, dan tebak skor duel panas di GBK. Klik sekarang!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia vs Thailand di Final ASEAN Cup 2026: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Prakiraan Pemain Hingga Skor
Olahraga
Duel 6 Pemain Kunci Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Head to head Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Simak 6 pemain kunci dari kedua tim yang berpotensi menentukan hasil laga.
ImanK - Senin, 05 Oktober 2026
Duel 6 Pemain Kunci Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Psyawar Anthony Hudson ke Timnas Indonesia Jelang Final, Adu Fisik Pilar Utama Menang Thailand
Setelah diistirahatkan pada laga sebelumnya, deretan pemain bintang Gajah Perang dipastikan turun sejak menit pertama.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Psyawar Anthony Hudson ke Timnas Indonesia Jelang Final, Adu Fisik Pilar Utama Menang Thailand
Olahraga
Hasil Akhir Thailand vs Vietnam: Sarach Yooyen Cs Menggila, Skor 2-0 Tanpa Balas
Cari tahu hasil Thailand vs Vietnam terbaru di sini! Thailand sukses melibas Vietnam dengan skor meyakinkan 2-0 lewat gol cepat Sarach Yooyen dan gol telat di masa injury time.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Hasil Akhir Thailand vs Vietnam: Sarach Yooyen Cs Menggila, Skor 2-0 Tanpa Balas
Bagikan