Indonesia Butuh Pemimpin yang Peka dengan Ketimpangan Sosial

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 21 September 2017
Indonesia Butuh Pemimpin yang Peka dengan Ketimpangan Sosial

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy (ANTARA FOTO/Jafkhairi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menilai Indonesia membutuhkan pemimpin yang peka dan peduli terhadap masalah ketimpangan sosial, bukan pemimpin yang hanya sekadar peduli pada pencitraan dirinya sendiri.

"Indonesia membutuhkan pemimpin yang kepeduliannya betul-betul nyata dan keberadaannya membuat rakyat yang dipimpinnya menjadi lebih baik," kata Romahurmuziy atau Romi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/9).

Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah I Dewan Pimpinan Wilayah PPP Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda, Rabu.

Menurut dia, seorang pemimpin juga harus bisa memberikan yang terbaik kepada rakyat banyak dan juga harus ingat pada orang-orang yang dipimpin.

Romi mengatakan seorang pemimpin harus bergerak bersama orang-orang yang dipimpin dan jangan menjadi pemimpin yang berdiri di depan rakyatnya.

"Karena pemimpin seperti itu apabila lari maka akan meninggalkan rakyatnya. Saya juga mengingatkan agar pemimpin jangan berdiri di belakang rakyat," ujarnya.

Dia mengatakan apabila pemimpin itu lari, maka rakyatnya akan terdesak karena pemimpin adalah orang yang harus bergerak bersama dan benar-benar mendengar aspirasi rakyat.

Romi menilai rakyat menantikan sosok pemimpin yang bisa memberikan rasa senang dan kenyang sehingga hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi setiap partai politik, yang akan mengusung calon dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilu 2019.

Hal itu, menurut dia, sangat rasional karena ketimpangan di Indonesia masih sangat besar, terlihat dari jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan di Indonesia yang mencapai 28 juta orang.

"Pemimpin yang mengenyangkan dan menyenangkan rakyatnya adalah perintah agama. Jumlah orang yang masih berada di bawah garis kemiskinan yang sangat besar, jelas menjadi persoalan bersama," ujarnya.(*)

#Muhammad Romahurmuziy #DPP PPP #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menko Yusril Bongkar Alasan Pemerintah Tak Mau Jadi Penengah Konflik Dualisme PPP
Pemerintah tidak akan mengintervensi, bahkan ia berharap kedua pihak tidak meminta pemerintah untuk menjadi penengah atau fasilitator
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 September 2025
Menko Yusril Bongkar Alasan Pemerintah Tak Mau Jadi Penengah Konflik Dualisme PPP
Indonesia
Obitarium Suryadharma Ali: Karier Moncer Sang Mantan Menteri Hingga Tersandung Kasus Korupsi
Dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif berorganisasi, ia juga terlibat dalam partai politik berbasis Islam, Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 31 Juli 2025
Obitarium Suryadharma Ali: Karier Moncer Sang Mantan Menteri Hingga Tersandung Kasus Korupsi
Indonesia
Jelang Muktamar Pemilihan Ketum Baru, Kader PPP Minta Ketua Majelis Partai Romahurmuziy Dievaluasi
Pria yang akrab disapa Rommy itu dianggap mayoritas kader PPP DKI Jakarta sudah membuat sejumlah pernyataan blunder.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Juni 2025
Jelang Muktamar Pemilihan Ketum Baru, Kader PPP Minta Ketua Majelis Partai Romahurmuziy Dievaluasi
Indonesia
Aksi Rommy Tawarkan Kursi Ketum ke Mentan Amran, Dikritik Elit DPP PPP
Aksi Rommy membujuk pihak luar menjadi ketua umum partai itu disebut tidak etis oleh Waketum PPP Rusli Effendi, seolah-olah ini merupakan barang dagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
Aksi Rommy Tawarkan Kursi Ketum ke Mentan Amran, Dikritik Elit DPP PPP
Indonesia
PPP Bakal Percepat Jadwal Muktamar
Jadwal muktamar PPP akan ditentukan saat pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang digelar antara 10-15 Desember 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 November 2024
PPP Bakal Percepat Jadwal Muktamar
Berita Foto
Plt Ketum PPP Mardiono Sambangi Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara
Presiden Terpilih dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Plt Ketum PPP Mardiono menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (15/8/2024).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Agustus 2024
Plt Ketum PPP Mardiono Sambangi Prabowo Subianto di Rumah Kertanegara
Indonesia
Tinggalkan PDIP, PPP Gabung Koalisi Indonesia Maju
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Agustus 2024
Tinggalkan PDIP, PPP Gabung Koalisi Indonesia Maju
Indonesia
PPP Tegaskan Dukung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng
Selain Rusdi Mastura, pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri mengklaim mendapatkan PPP dan Hanura, bersama Partai NasDem dengan delapan kursi, PKB lima kursi, Gerindra tujuh kursi dan PAN 2 kursi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juli 2024
PPP Tegaskan Dukung Ahmad Ali di Pilkada Sulteng
Indonesia
Gagal ke Senayan, Majelis PPP Desak Gelar Muktamar
Surat tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Kehormatan PPP
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Juni 2024
Gagal ke Senayan, Majelis PPP Desak Gelar Muktamar
Indonesia
Hasil Rapimnas IX PPP Fokus Menangkan Pilkada dan Konsolidasi Partai
Tim akan memetakan daerah prioritas pemenangan dan mana daerah yang potensial dimenangkan kader PPP
Wisnu Cipto - Jumat, 07 Juni 2024
Hasil Rapimnas IX PPP Fokus Menangkan Pilkada dan Konsolidasi Partai
Bagikan