Indonesia Berangkatkan 476 Atlet ke SEA Games Vietnam

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 30 Maret 2022
Indonesia Berangkatkan 476 Atlet ke SEA Games Vietnam

Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia Ferry Kono saat pengumuman Chef de Mission (CdM) dan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam di Auditorium Wisma Kemenpora. (Foto: MP/NOC

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Proses panjang terkait penetapan kontingen Indonesia menuju SEA Games 2021 Vietnam akhirnya menemui titik terang.

Kontingen Indonesia sepakat mengirimkan berkekuatan 738 personel yang terdiri dari 476 atlet yang akan berpartisipasi di 32 cabang olahraga serta 207 ofisial, dan 55 headquarter ke multievent terakbar regional ASEAN kali ini.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan, penetapan cabang olahraga ini dipilih berdasarkan prioritas medali serta pengembangan atlet-atlet muda. Penentuan ini merupakan hasil seleksi Tim Monev Kemenpora yang dipimpin oleh Profesor Moch Asnawi yang menganalisis data dari stakeholder olahraga Indonesia, salah satunya Komisi Sport Development Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

Baca Juga:

Karateka Peraih 12 Medali Emas SEA Games Dipecat sebagai ASN

“Ini hasil review kami yang merupakan gabungan dari seluruh stakeholder olahraga. Saya minta maaf karena ada cabor yang tidak terpilih karena perlu diketahui bersama target utama kita Olimpiade, dan SEA Games menjadi sasaran antara kita menuju level yang lebih tinggi,” kata Menpora Zainudin Amali, Rabu (30/03).

“Saya berharap perubahan ekstrem ini jawabannya prestasi olahraga kita. Penetapan ini tidak ada yang dinegosiasi, data yang dikaji tim review sudah terukur. Komposisi yang dikirim, 60 persen atlet junior dan 40 persen senior, sehingga kita bisa buat level berjenjang.”

Sebagai informasi, 32 cabor tersebut merupakan perpaduan kategori Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan non-DBON. Cabor DBON yang akan berangkat adalah angkat besi, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, karate, menembak, panahan, pencak silat, renang, senam artistik, taekwondo, wushu, kano serta rowing yang merupakan bagian dari cabang olahraga DBON. Dua cabang olahraga terakhir dinaungi satu federasi nasional yakni PODSI.

Sementara 18 cabang olahraga lainnya adalah anggar, boling, catur, esports, gulat, jujitsu, judo, kickboxing, selam, sepak bola putra, sepak takraw, tenis, tinju, triathlon, voli indoor dan pantai, basket, vovinam, serta golf.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Rayu Pelatih Ansan Greeners Agar Lepas Asnawi ke SEA Games

Kontingen dipimpin oleh Chef de Mission (CdM) Ferry Kono dan dibantu Ade Lukman (Wakil CdM), Teuku Arlan Perkasa Lukman (Deputi I), serta Zaenal Asikin (Deputi II).

Ferry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal NOC Indonesia berterima kasih karena Kemenpora menerima usulan NOC Indonesia untuk tetap terlibat dan berpartisipasi di SEA Games Vietnam sebagai bentuk solidaritas negara ASEAN. Sebagaimana diketahui, SEA Games Vietnam tidak masuk dalam anggaran Kemenpora pada 2022 dikarenakan baru diputuskan jadi terlaksana pada Desember 2021.

“Ini merupakan extraordinary SEA Games. Setelah ada keputusan pelaksanaan SEA Games, NOC Indonesia, langsung fokus berkoordinasi dengan Kemenpora. Melalui Komisi Sport and Development (KSD) juga berkoordinasi dengan seluruh national federation dan kami optimalkan lagi sampai pekan lalu untuk memastikan pemetaan dan semua data terkait peta kekuatan dan potensi-potensi peraih medali, baik emas, perak, dan perunggu ini sudah tepat. Termasuk juga potensi atlet muda di SEA Games,” ujar Ferry.

“Melalui rapat Komite Eksekutif NOC, kami sepakat agar kontingen SEA Games ini ramping dan efisien. Kami memberikan opsi-opsi tersebut kepada Kemenpora yang juga memiliki Tim Monev untuk melakukan review. Kemarin, kami bersama stakeholder olahraga (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan juga Pak Menteri, Deputi dan Asdep menyepakati 32 cabang olahraga dan kesepakatan ini yang akan kami masukkan dalam entry-by-name yang akan ditutup 31 Maret.”

“Kami sadar keputusan ini mungkin tidak bisa memuaskan semua pihak dan kami berharap ke-31 cabang olahraga ini dapat melakukan pengerucutan sebagaimana based on atlet potensial medali sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.”

SEA Games ke-31 akan dilaksanakan pada 12-23 Mei dan mempertandingkan 40 cabang olahraga dengan 526 nomor event. Ini merupakan kali kedua Vietnam tampil sebagai tuan rumah multievent bergengsi dua tahunan kawasan Asia Tenggara. Kali terakhir, Vietnam menjadi tuan rumah pada 2003. (*)

Baca Juga:

Bertanding di Beberapa Kota, NOC Indonesia Petakan Tantangan SEA Games Vietnam

#NOC Indonesia #SEA Games
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan