Merahputih.com - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) mulai memproses naturalisasi petenis putri asal Rusia, Arina Varaksina.
Pemain berusia 19 tahun itu diproyeksikan memperkuat tim tenis Indonesia pada SEA Games 2027 di Malaysia.
Saat ini, proses perpindahan kewarganegaraan Arina masih berada pada tahap pengurusan dokumen oleh bidang hukum PP Pelti.
Baca juga:
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Pelti, Ardi Rivali, menjelaskan bahwa Arina memiliki kedekatan dengan Indonesia karena telah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di Tanah Air.
Dia sudah tinggal di Indonesia selama lebih dari 10 tahun sejak umur setahun dan tertarik membela Indonesia,
kata Ardi.
Arina Varaksina Dinilai Punya Potensi
Arina merupakan warga negara Rusia yang sempat kembali ke negara asalnya untuk menjalani latihan bersama pelatih di sana. Kini, ia telah kembali ke Indonesia dan mulai mengikuti sejumlah kompetisi tenis nasional.
Kualitas permainan dan rekam jejak pertandingan menjadi pertimbangan utama Pelti dalam mengajukan proses naturalisasi Arina.
Baca juga:
219 Kontingen Bertarung Asian Para Games Nagoya, Target 4 Emas
Saat ini, Arina disebut berada di sekitar peringkat ke-900 dunia WTA. Meski demikian, ia pernah mengalahkan petenis yang menempati peringkat ke-150 dunia.
Namun, peluang Arina tampil pada SEA Games 2027 masih bergantung pada penyelesaian proses naturalisasi.
Pelti Siapkan Alternatif untuk SEA Games 2027
Selain Arina, federasi juga memantau petenis muda Ethan David Zapp yang berusia 17 tahun dan memiliki darah Indonesia-Jerman. Ethan sebelumnya pernah memperkuat Indonesia di Piala Davis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pelti menyiapkan komposisi pemain yang kompetitif.
Dengan persiapan sejak dini, federasi berharap tim tenis Indonesia memiliki lebih banyak opsi untuk menghadapi SEA Games 2027 di Malaysia.