Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

INDAHKUS Tuang Rasa Rindu dalam Single 'Takut Kesepian'

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 15 Oktober 2023
INDAHKUS Tuang Rasa Rindu dalam Single 'Takut Kesepian'

INDAHKUS rilis lagu tentang rindu. (Foto: Dok/INDAHKUS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUKSES memukau para dewan juri dalam ajang pencarian bakat ‘Star Music Survival e-Pop’ di Tiongkok, penyanyi INDAHKUS tak hanya merasakan kebahagiaan semata. Di sela waktu saat berkompetisi, beberapa kali dirinya merasa sedih karena jauh dari orang-orang tersayang.

Jauh dari negeri sendiri, serta tidak adanya orang yang bisa diajak berbincang dalam bahasa Indonesia menambah kerinduan yang berat kepada rumah tempat tinggalnya. Dari perasaan tersebut, INDAHKUS coba menuangkan dalam sebuah karya berupa lagu berjudul Takut Kesepian.

Baca juga:

INDAHKUS Wakili Indonesia di 'Star Music Survival E-Pop'

Sebuah lagu ballad yang menjadi medium bagi INDAHKUS untuk menyampaikan cerita kesepian yang ia alami selama menjalani perjalanan bermusiknya di negara dengan julukan Negeri Tirai Bambu tersebut.

“Single ini adalah sebuah cerita tentang seseorang yang merasa sangat sangat akan takut kesepian dimana hal tersebut adalah hal manusiawi yang pasti dirasakan oleh semua orang,” ucap INDAHKUS dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (13/10).

Selain menceritakan tentang rasa sepi yang ia rasakan, INDAHKUS juga ingin mengajak orang-orang yang merasakan hal sama untuk menikmati kesepian tersebut dan merangkul perasaannya.

“Rasakan saja setiap momen kesepian yang kamu miliki saat ini tanpa perlu membantahnya,” ungkap INDAHKUS.

Lagu Takut Kesepian ini dikerjakan bersama dengan produser Iwan Popo. Berawal dengan dentingan piano hingga bersatu dengan petikan gitar yang begitu menenangkan, menjadikan lagu berhasil membawa perasaan rindu dari seorang INDAKUS ke benak para pedengar.

Pilihan sound ini sendiri membuat siapapun yang mendengarnya dapat merasakan rasa kesepian yang INDAHKUS rasakan. Momen kangen seseorang yang tersayang, rindu akan kampung halaman, hingga rasa sepi yang sedang dirasakan terasa dapat terobati dengan lagu ini seakan menjadi soundtrack yang menarik.

Baca juga:

Danar Widianto Cerita Tentang Kisahnya dalam 'Perjalanan'

Sebelumnya, INDAHKUS dikabarkan mewakili Indonesia dalam ajang pencarian bakat di Tiongkok. Ajang tersebut diawasi oleh beberapa musisi besar yang ditunjuk sebagai juri, seperti duo asal Tiongkok Phoniex Legend yang diisi oleh Yangwei Linghua dan Zeng Yo. Kemudian solois Victor Ma, member dari EXO-M Huang Zi Tao dan DJ Internasional R3hab.

Para juri itu yang kemudian menilai penampilan dari setiap peserta dalam ajang ini, salah satunya INDAHKUS yang berhasil memukau seluruh juri. (far)

Baca juga:

Livingroom Membawa Ritme Segar Dalam 'misscall'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan