Inas Dipolisikan Prabowo, Gema Hanura Berang
Ketua Umum Gema Hanura Andin Bahtiar. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Gerakan Muda Hanura (Gema Hanura) mulai gerah setelah salah satu pimpinan mereka, Inas N Zubir dipolisikan Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya (Laskar) DPP Partai Gerindra atas tuduhan pencemaran nama baik.
Inas dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait unggahan video pidato Prabowo berjudul 'Cara Menjarah Santun ala Prabowo' ke akun Facebook pribadinya dan akun Twitter @INZZ39 atas nama "Inas N Zubir-A556.
Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu, Prabowo mengungkapkan sebuah strategi loot a burning house (rampoklah rumah yang sedang tarbakar).
"Bapak Ibu kita kalau mengajarkan kita, Nak belajar yang baik, jadi orang yang baik, kalau besar jadi orang baik membantu orang, membantu tetangga. Kalau strategi tidak begitu, kalau perlu kau rampok tetanggamu yang sedang kesusahan," tegas Prabowo dalam pidato tersebut.
Ketua Umum Gema Hanura Andin Bahtiar mengatakan, video yang diunggah oleh anggota komisi VI DPR itu adalah fakta dan kebenaran, tanpa ada upaya Inas untuk mengaburkan fakta dan kebenaran dari isi video tersebut.
"Sangat keliru jika tindakan Inas Nasrullah Zubir diangggap atau dituduh melakukan pencemaran nama baik, karena video pidato Prabowo yang diunggah oleh Inas Nasrullah Zubir adalah fakta dan kebenaran yang sudah pernah diunggah sebelumnya di media sosial Youtube sejak 19 Juni 2014 dan sudah menjadi konsumsi publik," katanya saat konferensi pers di bilangan Jalan Blora, Jakarta Pusat, Jumat (27/10).
Untuk itu, dia berharap agar Tim bantuan hukum DPP Gerindra segera mencabut tuntutan.
"Seharusnya disikapi dengan bijak oleh yang bersangkutan. Prabowo Subianto sobagai Tokoh dan Pemimpin salah satu Partai di negeri ini seharusnya segera mengevaluasi diri terkait pidatonya," katanya mengakhiri. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Presiden Prabowo dan Mas Didit Unggah Foto Bersama Zinedine Zidane dan Putranya di Sela WEF
Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia
Gabung di Dewan Perdamaian Ala Trump, Komisi I DPR Bakal Minta Penjelasan Pemerintah
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan