MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto memaparkan capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahannya. Ia mengatakan pemerintah telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan negara.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Ketua Umum Gerindra ini mengakui belum semua persoalan bangsa dan janji yang disampaikannya saat kampanye telah dituntaskan. Namun, dia menyebut pemerintah telah mulai menyelesaikan sejumlah persoalan yang selama puluhan tahun dinilai rumit.
Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum,
kata Prabowo.
Baca juga:
Prabowo Ungkap Penghasilan Hakim Junior Naik 280 Persen, Lampaui Rata-rata Negara ASEAN
Menurut Prabowo, berbagai persoalan tersebut mulai ditangani melalui keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan. Dia juga menekankan pentingnya kerja keras, orientasi kepada rakyat, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.
"Tetapi dalam waktu kurang dari 2 tahun, kita telah buktikan bahwa dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari oleh hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, dan dengan gotong-royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang selama puluhan tahun dianggap sangat rumit atau terlalu rumit, dapat kita mulai selesaikan," ujarnya.
Prabowo menegaskan pemerintah belum menyatakan persoalan-persoalan tersebut telah selesai seluruhnya.
"Saya tidak mengatakan selesai. Saya mengatakan, kita mulai selesaikan," tegasnya.
Dia kemudian mengungkapkan jumlah kebijakan transformatif yang telah dijalankan pemerintah selama 21 bulan atau 663 hari.
"Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara," ungkapnya.
Prabowo menyebut sebagian persoalan tersebut bahkan telah berlarut-larut selama puluhan tahun. Berdasarkan hitungannya, pemerintah telah mengambil keputusan terkait satu kebijakan transformatif setiap lima hari.
"Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap 5 hari," kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung kerja keras para menteri dan pembantunya. Dia menyebut sejumlah menteri mengalami kelelahan hingga harus menjalani perawatan.
"Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit, ada yang pingsan, ada yang operasi, banyak yang kecapean," ujarnya.
Prabowo mengatakan akan memberikan lebih banyak waktu istirahat kepada para pembantunya pada sisa masa jabatannya.
"Saya berjanji kepada mereka bahwa dalam sisa masa jabatan saya ini, saya akan memberi lebih banyak waktu istirahat untuk mereka," pungkasnya. (Pon)