Imigrasi Tangkap Promotor Asal Korsel Terduga Penipuan Konser K-Pop
Ilsustrasi Konser idol K-pop. (Foto: Instagram/Withikonik)
MerahPutih.com - Seorang warga negara Korea Selatan (Korsel) dengan inisial PJ yang merupakan promoter konser K-pop We All Are One ditangkap Ditjen Imigrasi.
PJ ditangkap atas dugaan penipuan dan pelanggaran izin tinggal di Indonesia.
Baca Juga:
Duet Lagu 'Liar', Jisoo BLACKPINK dan Camila Cabello Meriahkan Konser 'Born Pink'
Dia merupakan promotor konser K-pop We All Are One yang sedianya akan diselenggarakan pada 11 hingga 12 November lalu. PJ masuk ke Indonesia dengan menggunakan visa on arrival (VOA).
“Sudah banyak masyarakat Indonesia yang dirugikan karena sudah telanjur membeli tiket,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana, seperti dikutip dari situs resmi Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jumat (25/11).
Disebutkan, pada Sabtu (5/11), pihak penyelenggara melalui akun Instagram resmi mereka @weareallone_official mengumumkan adanya pengunduran konser hingga Januari 2023.
Ketidakjelasan tersebut mengundang amarah penonton yang sudah membeli tiket. Hingga saat ini, para penonton terus membagikan cuitan dengan hashtag #weallareone_refundmymoney agar PJ sebagai CEO perusahaan promotor konser bisa segera ditemukan dan bertanggung jawab atas perbuatannya.
Sebelumnya, Senin (21/11) petugas imigrasi menangkap empat orang warga negara Korsel ditangkap petugas imigrasi.
Mereka ditangkap saat sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan atas dugaan penyalahgunaan VOA untuk bekerja.
Baca Juga:
Bagian Promosi dan Perizinan Jadi Tersangka Baru Konser Berdendang Bergoyang
Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa mereka ternyata adalah anggota tim kreatif yang didatangkan PJ dari Kkorea untuk acara yang berbeda.
Penangkapan ini membawa petugas kepada PJ, yang kemudian turut ditangkap karena kedapatan menggunakan VOA untuk bekerja di Indonesia selain diduga telah melakukan tindakan penipuan.
Hingga saat ini kasus masih didalami dan sedang dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait.
"Saya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan modus penipuan melalui konser-konser K-pop seperti ini,” kata Widodo.
Konser K-pop dengan nama “Let's Love Indonesia We All Are One” rencananya digelar pada 11 dan 12 November di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Artis dan grup vokal K-pop yang akan dihadirkan antara lain Bambam GOT7 dan Youngjae, Oh My Girl, ASTRO, SF9, Chen EXO, NMIXX, Pentagon, dan CIX. (Knu)
Baca Juga:
Dewa 19 Gelar Konser Megah Bertajuk 'A Night At The Orchestra Episode 2'
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
31 Januari 2026, Padi Reborn Tutup Rangkaian Perayaan 28 Tahun Perjalanan
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
LNGSHOT Tandai Debut dengan Lagu 'Moonwalkin', Simak Lirik Lengkapnya
Apink Kembali Setelah Lama Dinanti, Nostalgia 'Mr. Chu' Menggema
Lirik dan Makna Lagu 'Gameboy', Single Enerjik KATSEYE dari EP 'Beautiful Chaos'
Jelang Comeback, BTS Rencanakan Sebuah Konser di Istana Gyeongbok, Seoul
'Sunday Morning', Langkah Baru ILLIT di Industri Musik Jepang
ZEROBASEONE Rilis 'Running to Future' sebagai Pre-Release Album Spesial 'Re-Flow'
BoA Cabut dari SM Entertainment, Akhir Karier atau Permulaan Era Baru?
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi