Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Pemerintah RI Putuskan 'On-Hold’ Bahas Dewan Perdamaian

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Pemerintah RI Putuskan 'On-Hold’ Bahas Dewan Perdamaian

Arsip - KTT Perdana Dewan Perdamaian Gaza (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). ANTARA FOTO/HO-Setpres/hma/wpa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menangguhkan sementara seluruh pembahasan terkait Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza menyusul eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menjelaskan langkah ini diambil pemerintah karena fokus utama saat ini adalah memantau dinamika konflik di Timur Tengah serta memastikan keselamatan WNI di wilayah terdampak.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu beberapa hari yang lalu, segala pembahasan dengan BoP saat ini ditangguhkan atau istilahnya on-hold,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, kepada media di Jakarta, Jumat (6/3).

Baca juga:

Trump Setuju Israel Tolak Bayar Iuran Dewan Perdamaian US$ 1 Miliar, Standar Ganda?

Status Keanggotaan Indonesia di BoP

Yvonne menegaskan pemerintah RI terus berupaya menyiapkan langkah antisipatif menghadapi eskalasi konflik. Perlindungan WNI di Iran dan kawasan Timur Tengah menjadi prioritas utama.

Terkait keberlanjutan keikutsertaan Indonesia di BoP, Yvone menekankan setiap keputusan akan didasarkan pada kepentingan nasional, politik luar negeri bebas-aktif, serta perkembangan situasi di lapangan.

Baca juga:

WNI di Iran Mulai Dievakuasi Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Jalur Darat Azerbaijan

Pemerintah Tegaskan Bukan Antikritik

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghargai masukan dan kritik terkait usulan agar Indonesia menangguhkan atau bahkan mengakhiri keanggotaannya di BoP.

Pemerintah Prabowo juga menegaskan tidak antikritik dan terus mencermati keadaan. Namun, forum seperti BoP dinilai tetap penting sebagai sarana diplomasi Indonesia dalam mendorong perdamaian, khususnya di Palestina. (*)

#Dewan Perdamaian Gaza #Konflik Israel-Iran #Kementerian Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Indonesia
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada 2 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Pelajaran terbesar dari meredanya konflik Iran dan Amerika Serikat bukan hanya pentingnya perdamaian, melainkan signifikannya kesiapan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Ketegangan Iran dan AS Mereda, Indonesia Diminta Ambil Pelajaran: hanya Bangsa Kuat yang Bertahan
Indonesia
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Seluruh pihak harus mendukung penuh kesepakatan penghentian perang tersebut demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Iran-Amerika Sepakat Akhiri Perang, Komisi I DPR: Israel jangan Rusak Perjanjian Damai
Indonesia
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
9 WNI yang ditangkap Israel akhirnya tiba di Indonesia, Minggu (24/5). Kedatangan mereka disambut bendera Palestina dan Menlu RI, Sugiono.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
Indonesia
KSP Dudung Sebut 9 WNI yang Ditahan Israel Diperkirakan Tiba di Tanah Air Besok
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman mengatakan, bahwa 9 WNI yang ditangkap Israel tiba di Tanah Air pada Sabtu (23/5).
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
KSP Dudung Sebut 9 WNI yang Ditahan Israel Diperkirakan Tiba di Tanah Air Besok
Indonesia
Indonesia Kecam Israel atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Belum Dibebaskan
Kemlu RI mengutuk tindakan Israel yang menangkap relawan Global Sumud Flotilla. Kini, sebanyak 9 WNI masih belum dibebaskan.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Kecam Israel atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Belum Dibebaskan
Indonesia
Menlu Sugiono Ungkap Kendala Penyelamatan WNI yang Ditahan Israel, Komunikasi Sangat Terbatas
Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengungkapkan kendala penyelamatan WNI yang ditahan Israel.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Menlu Sugiono Ungkap Kendala Penyelamatan WNI yang Ditahan Israel, Komunikasi Sangat Terbatas
Indonesia
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel
Pemerintah berkoordinasi dengan Kemlu untuk membebaskan 9 WNI yang ditangkap tentara Israel.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Konflik AS-Iran disebut mereda. Namun, Komisi XII DPR meminta pemerintah waspada terhadap risiko energi global.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Konflik AS-Iran Mereda, DPR Minta Pemerintah Waspadai Risiko Energi Global
Bagikan