Imbas Corona, Sektor Pariwisata DIY Rugi Rp80 Miliar

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 30 Juni 2020
Imbas Corona, Sektor Pariwisata DIY Rugi Rp80 Miliar

Pantai Kukup, Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sektor pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terimbas paling parah akibat virus Corona. Sejak Maret 2020, Pemda DIY menutup seluruh destinasi wisata di DIY. Akibatnya kerugian sektor pariwisata di DIY mencapai Rp80 miliar.

"Angka tersebut masih akan terus meningkat. Pasalnya, kami belum membuka destinasi wisata seluruhnya," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo di Yogyakarta, Senin (29/6)

Baca Juga

Incaran Traveler Indonesia di Masa New Normal

Pihaknya belum dapat memprediksi kapan sektor pariwisata pulih kembali lantaran status tanggap darurat bencana COVID-19 di wilayah di baru saja diperpanjang hingga 31 Juli 2020.

Meski berstatus tanggap darurat, pihaknya membebaskan pengelola destinasi wisata beroperasi kembali. Bahkan sejak pertengahan Juni, sejumlah destinasi wisata dan perhotelan sudah menggelar uji coba pembukaan destinasi wisata dengan protokol new normal.

Pihaknya optimis sektor pariwisata akan kembali bangkit seiring beberapa obyek wisata telah dibuka.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo. Foto: MP/Teresa Ika

Ketua perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eriyono mengatakan kondisi pariwisata saat ini sudah "megap-megap" nyaris mati. Tingkat okupansi hotel hanya menyentuh 5 sampai 15 persen saja.

Ia berharap Pemda DIY tetap mengijinkan rombongan wisatawan luar kota untuk berwisata dan mengelar rapat di hotel-hotel DIY. Dirinya mengungkap bahwa beberapa tamu dari Lampung, Sumedang, yang telah dinyatakan sebagai zona hijau berminat untuk membawa tamu legislatif dengan tujuan kunjungan kerja di DIY.

"Kita menyarankan pertemuan ada di hotel yang dipakai, jangan DPRD. Kalau diizinkan dari dewan yang ada di Yogya ini menjadi angin segar karena wujud intervensi pemerintah untuk pergerakan ekonomi antar-daerah," ucapnya.

Hal ini untuk menyelamatkan industri pariwisata dari kehancuran dan PHK besar-besaran. Ia menegaskan sudah mewajibkan seluruh hotel anggota PHRI untuk menerapkan protokol new normal dalam operasional sehari-hari.

Baca Juga

Pantai Selatan Gunungkidul akan Dibuka Kembali dengan Protokol New Normal

Pihaknya akan melakukan gebrakan promosi pariwisata dengan menyelenggarakan event jalan sore santai dari Tugu Jogja hingga titik nol km pada Selasa 30 Juni 2020.

"Kita ingin mengedukasi masyarakat di sana. Akan kita buat image masyarakat siap menyambut Yogya Wajar Anyar," pungkasnya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

#Wisata
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Bagikan