IHSG Merana, Saham Perbankan Indonesia di Bawah Harga Wajar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
IHSG Merana, Saham Perbankan Indonesia di Bawah Harga Wajar

Ilustrasi. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data penutupan perdagangan sesi I di BEI pada Selasa (19/05), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 202,97 poin atau 3,08 persen ke posisi 6.396,27. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 13,67 poin atau 2,10 persen ke posisi 637,42.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.731.057 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,96 miliar lembar saham senilai Rp 15,13 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 611 saham menurun, dan 107 tidak bergerak nilainya.

Pada Selasa (19/5), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pejabat Danantara Indonesia melakukan kunjungan ke Gedung BEI.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menilai, saham-saham perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini berada pada level undervalued (di bawah harga wajar) dengan nilai Price to Book Value (PBV) masih di bawah 1 kali.

Baca juga:

Dasco, Danantara dan OJK Cek IHSG dan Nilai Tukar Rupiah di BEI

Dalam kondisi normal, ia menjelaskan valuasi saham-saham sektor perbankan seharusnya dapat berada pada kisaran di atas 2 hingga 3 kali PBV.

Apalagi kalau kita lihat perbankan, dari Price to Book-nya itu below 1, di bawah 1, dimana kalau keadaan normal itu above 2, above 3. Jadi definitely there’s a potential upside,

ujar Rosan dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5).

Rosan menegaskan volatilitas naik dan turunnya harga di pasar saham merupakan hal yang wajar. Namun, secara fundamental kondisi emiten-emiten di pasar modal Indonesia tercatat solid dan memiliki potensi imbal hasil yang menarik.

Jadi, kami dari Danantara melihat ini memang di bursa pasti ada up and down. Tapi kalau kita lihat dari fundamental perusahaan, ini baik, mempunyai yield yang tinggi, pricing saat ini sangat baik,

ujar Rosan.

Rosan mengatakan, keyakinan tersebut juga sejalan dengan perkembangan positif jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia.

Jumlah investor ritel kini telah mencapai 26-27 juta investor, atau tumbuh signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 20 juta investor, atau bertambah sekitar 6 juta investor.

Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap prospek pasar modal Indonesia ke depan.

Logikanya peningkatan ini terjadi karena investor kita yakin bahwa bursa kita makin baik ke depannya dan promising. Kalau tidak, seharusnya jumlah investor justru turun. Kalau melihat bursa ini tidak ada prospek, ya logikanya seperti itu,

ujar Rosan.

#IHSG #Harga Saham #Bursa Efek Indonesia (BEI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Sentimen pasar global turut terwarnai oleh dinamika ekonomi Amerika Serikat serta kenaikan harga minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Indonesia
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Pasar saat ini sedang menimbang kombinasi kabar segar dari dalam negeri serta dinamika ekonomi global yang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Indonesia
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Ketegangan geopolitik terkait jalur perdagangan energi Selat Hormuz antara AS dan Iran juga terus dipantau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Indonesia
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak seirama menuju tren positif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Indonesia
IHSG Dibuka Melemah Ke Level 6.408! Pasar Saham Domestik Waspadai Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Global
Kebijakan moneter Bank Indonesia bertujuan menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
IHSG Dibuka Melemah Ke Level 6.408! Pasar Saham Domestik Waspadai Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Global
Indonesia
Tren Hijau ISHG Masih Lanjut, Deretan Saham Wajib Dipantau Hari Ini
IHSG dibuka menguat 0,73% ke 6.448,83 pada Selasa pagi. Saham pilihan hari ini: AADI, ANTM, PGAS, VKTR.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Tren Hijau ISHG Masih Lanjut, Deretan Saham Wajib Dipantau Hari Ini
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Penguatan indeks saham mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi pasar terhadap komitmen penegakan disiplin fiskal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Indonesia
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Penguatan IHSG diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai dari para pelaku pasar modal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Indonesia
IHSG Dibuka Melemah Tipis! Sentimen Nota Keuangan RAPBN 2027 Bayangi Pergerakan Saham BEI
Perhatian pasar tertuju pada perincian target pertumbuhan ekonomi, batas defisit anggaran, asumsi nilai tukar Rupiah, serta strategi pembiayaan pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Dibuka Melemah Tipis! Sentimen Nota Keuangan RAPBN 2027 Bayangi Pergerakan Saham BEI
Indonesia
IHSG Kebakaran Hari Ini, Cek Deretan Saham Paling Cuan dan Buntung 13 Agustus 2026
IHSG sesi II ditutup merosot 1,13% ke level 6.301,77 pada Kamis (13/8/2026). Simak rekapitulasi nilai transaksi Rp13,44 triliun, performa sektor bahan baku, serta daftar saham top gainers dan top losers
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
IHSG Kebakaran Hari Ini, Cek Deretan Saham Paling Cuan dan Buntung 13 Agustus 2026
Bagikan