Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melorot 18,48 poin atau berkurang 0,29 persen menuju level 6.352,20 pada pembukaan perdagangan Rabu (20/5) pagi.
Penurunan indikator utama pasar modal Indonesia ini membayangi pergerakan saham domestik tengah sentimen ekonomi global.
Baca juga:
Sebaliknya, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 mencatat pertumbuhan tipis 0,19 poin atau menguat 0,03 persen menuju posisi 635,01.
Pelaku pasar terus mencermati pergerakan instrumen investasi domestik demi menjaga stabilitas portofolio saham.
Penguatan indeks LQ45 memberi angin segar di tengah pelemahan indeks utama pasar modal.
Baca juga:
Analis pasar modal menilai saham unggulan memiliki daya tahan lebih kuat menghadapi tekanan jual investor.
Transaksi perdagangan saham terus berjalan dinamis mengikuti suplai dan permintaan pasar sepanjang hari ini.