K-Pop

Idola K-Pop Ungkap Perlakuan Buruk Cube Entertainment  

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 23 April 2021
Idola K-Pop Ungkap Perlakuan Buruk Cube Entertainment  

Tiga idola K-pop ungkap perlakuan buruk Cube Entertainment. (foto: dazed)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK ada pengalaman dua idola yang sama. Di saat beberapa idola terus memuji agensi mereka karena menyediakan fasilitas dan dukungan yang baik, yang lain mengakhiri kontrak mereka dengan alasan pahit.

Tiga idola dari Cube Entertainment ini berbagi cerita tentang perlakuan buruk perusahaan. Salah seorang dari mereka masih menandatangani kontrak dengan agensi dan berusaha untuk mengakhiri kontraknya.

BACA JUGA:

Punya Banyak Penggemar, 4 Idola K-Pop ini Selalu Diincar Pengiklan

1. Elkie (CLC)

Elkie

Peluang Elkie untuk sukses direnggut perusahaan. (Foto: Cube Entertainment)

Dalam wawancara eksklusif dengan Mingpao, sebuah surat kabar Hong Kong, Elkie berbagi alasan sebenarnya mengapa meninggalkan Cube Entertainment dan mantan grupnya, CLC. Selama berada di agensi, dia mengalami penganiayaan.

Seorang komposer di perusahaan merusak mental Elkie dengan menyebut dia 'sangat bodoh' dan 'sama sekali tidak berguna'. Selain itu, jadwal pelatihan yang ekstrem memengaruhi kesehatan fisiknya. Dia ingat menari selama 16 jam berturut-turut.

"Kejadian yang paling ekstrem ialah ketika saya tidak bisa tidur selama beberapa hari dan bahkan tidak bisa menghapus riasan saya. Waktu terlama saya berlatih menari ialah selama 16 jam berturut-turut, dari siang hingga larut malam. Saya sangat lelah sehingga saya berjalan seperti zombie," tutur Elkie.

Selain itu, Elkie mengatakan peluang CLC untuk sukses direnggut perusahaan. Misalnya, lagu CLC La Vie en Rose diberikan kepada IZ *ONE. CLC malah merilis NO.

"Lagu dan kesempatan yang semula menjadi milik kami diberikan kepada orang lain dan situasinya terasa sangat tidak berdaya. Kami bertujuh bekerja sangat keras, tetapi agensi mengambil kesempatan kami. Saya pikir agensi itu terlalu keluar jalur. Saya merasa sangat kecewa," ungkapnya lagi.

Perilisan album juga memainkan peranan penting. Lebih banyak rilis menghasilkan lebih banyak minat dari penggemar dan lebih banyak pendapatan dari penjualan album. Sementara itu, CLC menderita karena kurangnya rilis reguler dan sumber daya yang pada akhirnya, mengakibatkan keputusan Elkie untuk keluar dari grup.

"CLC tidak sering merilis. Terkadang butuh waktu satu tahun untuk memiliki lagu atau album baru. Ketika agensi mengatakan mereka tidak akan memberikan CLC lagi sumber daya, saya pikir tidak ada gunanya bagi saya untuk tinggal. Sebagai seorang seniman, saya hanya ingin bertemu dengan penggemar melalui karya saya. Jika tidak ada yang bisa dilakukan, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membalas para penggemar, dan saya tidak bisa menerimanya," bebernya.

2. HyunA dan Dawn (PENTAGON)

hyun A Dawn

Putus kontrak karena isu pacaran (Foto: Dazed)

HyunA dan Dawn (kemudian E’Dawn of PENTAGON) mengetahui melalui media bahwa Cube Entertainment telah memutuskan kontrak mereka. Pada 2018, pasangan ini mengungkapkan mereka menjalin hubungan dan telah berpacaran selama dua tahun.

Dalam surat tulisan tangan, HyunA mengungkapkan CUBE Entertainment telah memperlakukannya dengan tidak adil, menyingkirkannya meskipun ia selalu menunjukkan kesetiaan dan dukungan kepada mereka.

"Pertama, ketika saya berpisah dengan JYP, saya berada di pihak pimpinan Hong. Kedua, ketika ada konflik antara Ketua Hong dan Presiden Park Choong-min, saya menolak Presiden Park bahkan ketika dia mencoba meyakinkan saya dan berdiri di sisi Ketua Hong. Ketiga, setelah Cube go public, satu-satunya hal yang saya lakukan ialah melakukan yang terbaik untuk membantu membuat Cube seperti sekarang ini," ujarnya sarat kekecewaan.

Setelah berita kencan HyunA tersebar, jadwalnya dibatalkan dan kontraknya diakhiri sebelum waktunya. Semua tanpa pemberitahuan sebelumnya. "Saya tidak tahu seberapa besar kejahatan yang telah saya lakukan, tetapi sejak awal September, semua jadwal saya telah dibatalkan. Kemudian pada 13 September, saya membaca berita pemecatan saya. Harusnya saya diberi tahu secara langsung," protes HyunA.

HyunA diberi tahu bahwa pemegang saham perusahaan akan mengadakan pertemuan tentang 'skandal' kencan dan dia akan diberi tahu tentang hasilnya. Namun, dia tidak mendengar kabar dari mereka.

Setelah sabar menunggu sambil menanggung penurunan kesehatan dan rusaknya reputasinya, HyunA akhirnya memberi tenggat kepada CUBE Entertainment. "Setiap hari merupakan siksaan bagiku. Selama dua bulan terakhir ini, terlalu sulit bagi saya untuk menunggu. Saya meminta Anda memberikan tanggapan pada tanggal 15. Lalu, saya ingin kontrak dibatalkan dengan bersih dan sopan. Jika saya tidak mendapat tanggapan pada saat itu, saya akan melakukan konferensi pers berdasarkan fakta-fakta yang telah terjadi sejauh ini," tuturnya lagi.

"Terlepas dari perasaan saya, citra saya telah mencapai titik terendah dan reputasi saya telah ternoda karena saya dikeluarkan dari Cube," ungkapnya.

3. Lai Guanlin (Wooseok x Kuanlin)

lai guanlin

Lai Guanlin dijual ke pihak ketiga (foto: Wanna One)

Seorang mantan kontestan Produce 101, mantan anggota Wanna One, dan anggota duo Wooseok x Kuanlin ini terlibat dalam perselisihan hukum yang sedang berlangsung dengan Cube Entertainment. Hal itu dimulai pada 2019, ketika Lai Guanlin meminta agar kontrak eksklusifnya dengan agensi dibatalkan.

Melalui pengacaranya, Lai Guanlin mengungkapkan Cube Entertainment menjual hak promosinya di Tiongkok ke agensi lain tanpa izin. Cube Entertainment telah membantah klaim tersebut dan menyatakan mereka tidak melanggar perjanjian kontrak apa pun.

Pada 27 Juli 2017, Lai Guanlin menandatangani kontrak eksklusif dengan Cube Entertainment. Hanya dalam beberapa bulan, pada Januari 2018, Cube menjual hak pengelolaan Lai Guanlin di Tiongkok kepada agensi pihak ketiga. Melalui transaksi tersebut, Cube diberikan jumlah yang puluhan kali lipat lebih besar daripada biaya kontrak yang diberikan kepada Lai Guanlin.

"Lai Guanlin dan orangtuanya sama sekali tidak berkonsultasi tentang hal ini, jadi mereka tidak dapat menyetujui atau tidak setuju dengan transaksi tersebut," jelas pengacara Lai Guanlin

Pengacara Lai Guanlin juga menyatakan Cube Entertainment setuju dengan jadwal yang bentrok tanpa persetujuan Lai Guanlin yang menyebabkan citranya menjadi 'rusak' di industri penyiaran Tiongkok.(Avia)

#K-Pop #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
Sheeran menyebut situasi di Gaza sebagai sesuatu yang katastrofik dan tidak dapat dibenarkan.
Dwi Astarini - 24 menit lalu
Polemik Macklemore, Ed Sheeran Minta Maaf dan Akui Kondisi di Gaza Membuatnya Terpukul
ShowBiz
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
Sheern menyebut kebebasan merupakan hal mendasar tidak peduli di tempat mana kebebasan bersuara itu dilakukan.
Dwi Astarini - 2 jam, 53 menit lalu
Ed Sheeran Ngaku Salah, Keliru Batalkan Macklemore yang Pro-Palestina
ShowBiz
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
Calvin Harris akan menggelar tur headline pertamanya di Australia pada Februari 2027 dengan menyambangi Perth, Brisbane, Sydney, dan Melbourne.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Calvin Harris Gelar Tur Headline Pertama di Australia pada Februari 2027
ShowBiz
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
Dhira Bongs berkolaborasi dengan grup vokal asal Kyoto, Jepang, WITHDOM, lewat single 'Stand by me' yang memadukan R&B, UK garage, dan pop 90-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
'Stand by me' Jadi Single Kolaborasi Dhira Bongs dan WITHDOM, Ada Sentuhan Pop 90-an
ShowBiz
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
Rosé BLACKPINK merilis 'new trick' pada 18 September 2026. Lagu ini bercerita tentang bangkit setelah patah hati dan menemukan kekuatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Rosé Rilis Single Baru 'new trick', Video Musiknya Dibuat Pakai iPhone 18 Pro
ShowBiz
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
Madonna kembali ke panggung VMAs setelah 23 tahun dan akan menjadi penampil pembuka VMAs 2026 di Los Angeles pada 27 September.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Madonna akan Kembali ke VMAs Setelah 23 Tahun, Aksi 2003 Kembali Jadi Sorotan
ShowBiz
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
Macklemore berencana mendonasikan 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,7 miliar kepada enam organisasi yang membantu rakyat Palestina.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Dicoret dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan Rp 17,7 Miliar untuk Bantu Rakyat Palestina
ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Bagikan