Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Januari 2021
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Serpihan Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur hingga kini masih belum menyerahkan salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ182 yang telah teridentifikasi atas nama Okky Bisma.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menerangkan, alasannya karena keluarga hingga kini masih menunggu untuk body part atau potongan tubuh korban lain.

Baca Juga:

Dua Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal NTT Diduga Gunakan KTP Orang Lain

"Kami menunggu kesepakatan dari keluarga korban, karena salah satu alasannya dimungkinkan masih ada bagian lain dari korban yang bisa ditemukan pada proses pencocokan itu, mungkin keluarga masih menunggu,” kata Rusdi kepada wartawan di RS Polri Kramat Jati, Selasa (12/1).

Rusdi menerangkan, pihaknya prinsipnya sudah siap menyerahkan jenazah Okky Bisma. Namun, saat ini ada kesepakatan dengan keluarga korban untuk menunggu adanya bagian tubuh yang lain.

Seperti diketahui, Tim Inavis Polri telah mengidentifikasi satu jenazah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Satu jenazah itu diketahui bernama Okky Bisma.

Proses identifikasi di RS Polri. (Foto: Antara)
Proses identifikasi di RS Polri. (Foto: Antara)

Teridentifikasinya Jenazah Okky lantaran tim DVI Polri telah melakukan pencocokan sidik jari pada potongan tubuh yakni tangan bagian kanan dengan sebuah alat yang terhubung dengan Dukcapil Kemendagri berdasarkan rekam e-KTP.

Sampai Selasa (12/1) pukul 11.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti.

Data Kementerian Perhubungan, total penumpang pesawat 50 orang terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 Bayi, ditambah 12 orang kru (6 kru aktif dan 6 ekstra kru). (Knu)

Baca Juga:

Satu Keluarga di Kota Serang Diduga Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air

#Sriwijaya Air #Pesawat Jatuh
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Pelita Air Service memastikan pesawatnya yang jatuh mendistribusi program BBM Satu Harga dalam kondisi layak terbang, meski sudah berusia di atas 10 tahun.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan Produksi 2013, Rawat Rutin Terakhir 15 Februari
Indonesia
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Pertamina Patra Niaga terus melakukan koordinasi intensif dengan operator penerbangan, mitra dan tim di lapangan, untuk memonitor distribusi BBM ke wilayah tersebut tetap dapat terlayani.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Februari 2026
Pertamina Cari Pengganti Pesawat Jatuh Buat Amankan Pasokan BBM Kalimantan Utara
Indonesia
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut sejatinya sedang menjalankan misi penting mengangkut bahan bakar minyak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pilot Pelita Air Service Berhasil Dievakuasi dari Lereng Pegunungan Pabetung Remayo
Indonesia
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Pesawat Air Tractor AT-802 pengangkut BBM jatuh di Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara. Pilot dinyatakan meninggal, penyebab masih diselidiki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat BBM Rute Long Bawan-Tarakan Jatuh, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi
Indonesia
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Sebelum hilang kontak, pilot sempat berkomunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan pada pukul 12.24 WITA
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Pesawat Pelita Air Pembawa BBM Alami Kecelakaan Maut di Nunukan, Pilot Dipastikan Gugur
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Pesawat Smart Air jenis Caravan rute Nabire–Kaimana jatuh di perairan Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1). Polisi memastikan seluruh penumpang selamat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Indonesia
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Setelah disalatkan keluarga, jenazah dibawa ke Masjid Istiqomah untuk disalatkan warga kampung.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
Keluarga di Karanganyar Terima Jenazah FOO Hariadi Korban Pesawat Jatuh di Sulsel
Indonesia
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Tim Basarnas akhirnya menemukan jenazah terakhir korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Bagikan