Ibu Bawa Bayi Usia 4 Tahun Ceburkan Diri di Marina Ancol

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 Oktober 2024
Ibu Bawa Bayi Usia 4 Tahun Ceburkan Diri di Marina Ancol

Polisi mengevakuasi wanita yang menceburkan diri bersama bayinya di salah satu dermaga di Ancol. ANTARA/HO-Polres Kep Seribu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang wanita diketahui sudah berada di dalam air bersama bayinya, hal itu diketahui oleh dua orang saksi.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan kedua saksi tersebut berusaha mengevakuasi dan segera membawa bayi tersebut ke Polres Perwakilan Kepulauan Seribu di Marina Ancol.

Warga pun berhasil mengevakuasi wanita berusia 25 tahun yang menceburkan diri bersama bayinya yang masih berusia empat tahun di Dermaga 11 Marina Ancol, Jakarta Utara pada Selasa (9/10).

"Kejadian di wilayah hukum Pademangan Polres Jakarta Utara," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Ajie Lulman di Jakarta, Rabu (9/10).

Sementara itu, saksi juga turut membantu mengevakuasi bayi yang langsung dirujuk ke Dokkes Polres Kepulauan Seribu untuk mendapatkan pertolongan awal.

Baca juga:

Bom Bunuh Diri Incar Warga China di Pakistan, 3 Orang Tewas 17 Luka-Luka

Anggota Polres Kepulauan Seribu segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi ibu yang mencoba bunuh diri tersebut.

Keduanya berhasil diselamatkan dan langsung dilarikan ke RS Pademangan, Jakarta Utara untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu barang bukti dan pelaku kemudian diserahkan kepada penyidik Polsek Pademangan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kami sudah serahkan ke Polres Jakut," kata AKBP Ajie Lukman. (*)

#Bunuh Diri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bagikan