MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan, pihaknya akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika curah hujan yang mengguyur Jakarta melebihi 200 milimeter (mm).
Hal itu disampaikan Pramono menyusul beberapa hari belakangan ini wilayah Jakarta diguyur hujan sedang hingga lebat.
"Pokoknya kalau BMKG mengatakan kemungkinan curah hujannya di atas 200 mm per hari pasti kami lakukan modifikasi cuaca," ucap Pramono di Jakarta, Jumat (20/2).
Pramono mengaku, dirinya ikut memantau kondisi wilayahnya yang terdampak banjir. Ia bahkan mengaku langsung turun tangan untuk mengatasi banjir yang melanda wilayah Ibu Kota.
Baca juga:
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem
"Jadi dari tadi pagi saya ngurusin banjir, tapi nggak begitu lama, nggak lebih dari satu setengah dua jam hampir semua jalan sudah kering," ucapnya.
Ia memastikan, sejumlah ruas jalan yang terdampak banjir sudah seluruhnya teratasi. Ia mengaku telah memantau langsung kondisi seluruh wilayah terdampak banjir, sehingga bisa cepat diatasi.
"Jadi kalau kamu tanya hari ini sekarang ini, semua jalan, termasuk DI Panjaitan, Daan Mogot, Pesing dan sebagainya, semuanya sudah tidak terjadi banjir. Karena saya kontrol betul urusan itu," paparnya.
Baca juga:
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga Jumat pukul 12.00 WIB, terdapat 123 RT dan sembilan ruas jalan yang terdampak banjir.
Wilayah yang terdampak banjir itu tersebar di sejumlah daerah, mulai Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara. (Asp)