Hujan Deras Disertai Angin di Solo, 2 Mobil dan 1 Atap Rumah Rusak
Petugas BPBD Solo membersihkan pohon tumbang di Jalan Slamet Riyadi, Rabu (7/5). (Merahputih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Kota Solo mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa mobil, Rabu (7/5). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Informasi yang didapat pohon tumbang menimpa pohon terjadi di Jl Slamet Riyadi. Sejumlah personel gabungan yang terdiri dari BPBD Solo, DLH Solo, Polresta Solo, Dishub Solo, PMI Solo dan Linmas bahu-membahu membersihkan sisa-sisa pohon tumbang di kawasan tersebut agar lalu lintas tidak terganggu dalam waktu yang lama.
Kepala BPBD Solo, Nico Agus Putranto, mengatakan total ada laporan 9 pohon tumbang. Dimana empat pohon tumbang di antaranya berada di Jl Slamet Riyadi.
“Yang tumbang di Jl Slamet Riyadi tepatnya di kawasan Kantor OJK, RM Adem Ayem, Hotel Roxy, dan Kantor Smartfren,” kata Nico.
Baca juga:
Satu Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal Jelang Pesawat Mendarat di Madinah
Sementara lima pohon tumbang lainnya berada di Jl Honggowongso tepatnya kawasan Kantor PC NU Solo; Jl Menteri Supeno, tepatnya di kawasan Persis Store; Jl Perintis Kemerdekaan, tepatnya di kawasan Priyosuhartan; Jl Dr. Wahidin, tepatnya di kawasan Rown Store; serta Jl Adi Sucipto, tepatnya di kawasan Kantor Dispora Solo.
“Kami sedang melakukan asesmen dan pembersihan sisa pohon tumbang tersebut. Adapun akibat kejadian tersebut selain menyebabkan lalu lintas terhambat, juga menyebabkan 2 mobil rusak dan 1 atap rumah rusak karena tertimpa pohon tumbang,” kata dia.
Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo menyampaikan pihaknya juga sempat menutup sebagian ruas jalan yang terdampak guna evakuasi dan pembersihan pohon tumbang.
“Di antaranya di Jl Slamet Riyadi, Jl Menteri Supeno, dan beberapa lainnya untuk penanganan pohon tumbang,” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Keluarkan SK Buat Tedjowulan, Kubu PB XIV Purbaya Ancam Gugat Menteri Fadli Zon di PTUN
GKR Timoer Ngamuk, Menteri Budaya Fadli Zon Tunjuk Tedjowulan Pelaksana Keraton
Banjir, Perjalanan KA Banyubiru Ekspres Solobalapan Dibatalkan
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Banjir Kabupaten Tangerang Kian Parah, 24 dari 29 Kecamatan Terendam