Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hotman Paris Hutapea Yakin Agus Dijebak. Alasannya?

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 24 Juni 2015
Hotman Paris Hutapea Yakin Agus Dijebak. Alasannya?

Hotman Paris Hutapea (Foto Facebook)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Kriminal-Tersangka dugaan pembunuhan bocah malang Engeline (Angeline), Agus Tay Hamba May akan dibela pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman merasa terpanggil membela Agus karena yakin pria 25 tahun asal Sumba itu tidak bersalah.

Seperti diketahui, sebelum Hotman bergabung, tersangka Agus terlebih dulu didampingi Haposan Sihombing sebagai kuasa hukum. Bergabungnya Hotman sekaligus memperkuat jajaran kuasa hukum yang membela Agus dalam kasus Engeline. 

Hotman menyiapkan delapan orang pengacara dari kantornya. Sedangkan, kantor Haposan menyiapkan lima pengacara. Sehingga Agus akan dibela 13 pengacara.

"Saya bertemu pengacara tersangka di Kelapa Gading. Ia membawa semua BAP dan saya mempelajari satu malam. Dari situ saya berkesimpulan Agus tidak bersalah," ujar Hotman kepada wartawan, Rabu (24/6).

Ada dua alasan bagi Hotman meyakini kliennya tidak bersalah. Pertama, dari tempat kejadian perkara yang disangkanya ganjil. Kedua, dari baju Agus yang ditemukan dalam bungkusan seprei. Hotman meyakini bahwa ada yang menjebak Agus.

"Baju Agus dibungkus di Seprei, ke badan korban, itu sama saja habis membunuh KTP dimasukan. Mana ada orang bodoh yang memasang jebakan agar dicari," tambah Hotman.

Seperti diketahui, keterangan Agus kepada penyidik kerap berubah-ubah. Di depan penyidik Agus mengatakan Margriet memintanya untuk melepas baju yang dikenakannya, lalu diletakan di atas tubuh bocah perempuan yang sudah tidak bernyawa. Margriet kemudian menyuruh Agus mengambil sprei dan membungkus tubuh Engeline.

Engeline dinyatakan hilang pada Sabtu (16/5) oleh keluarga angkatnya. Pada Rabu (10/6), Engeline ditemukan sudah tak bernyawa dikubur di halaman rumahnya di dekat kandang ayam. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, namun baru dua yang ditetapkan sebagai tersangka. Agus, mantan pembantu, sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan sedangkan Margriet Christina Megawe, ibu angkatnya menjadi tersangka dugaan penelantaran anak. 

Baca Juga:

Terkuak Fakta Baru Pria Bule Ayah Angkat Angeline

Alasan Keamanan, Margriet Jalani Pemeriksaan di Polda Bali

Engeline Jadi Ikon Antikekerasan

#Hotman Paris Hutapea #Angeline #Engeline #Agus Tay Hamba May
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Selain PWI, MIO Indonesia juga melaporkan dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Hotman Paris. Polisi masih verifikasi berkas dan barang bukti.
Wisnu Cipto - 1 jam, 20 menit lalu
Ternyata Bukan Cuma PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Semua Masih Ditelaah
Indonesia
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Polda Metro Jaya menerima laporan PWI terhadap Hotman Paris atas dugaan penghinaan profesi wartawan. Polisi pastikan proses hukum berjalan profesional dan transparan.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Laporan PWI Diterima, Polda Pastikan Proses Hukum Hotman Paris Transparan
Indonesia
Anggap Hotman Paris Tidak Tulus Minta Maaf, PWI Pusat Tetap Lapor Polisi
PWI Pusat melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghinaan profesi jurnalis. Permintaan maaf dinilai tidak tulus, laporan didukung organisasi pers.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
Anggap Hotman Paris Tidak Tulus Minta Maaf, PWI Pusat Tetap Lapor Polisi
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah, Gerindra Jamin Presiden Prabowo tak akan Intervensi
Tidak ada perlakuan khusus terhadap pejabat maupun pihak yang memiliki kedekatan dengan pemerintah.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah, Gerindra Jamin Presiden Prabowo tak akan Intervensi
Indonesia
Hotman Paris Konpres di Kejagung, Eks Penyidik KPK Duga Ada Keterlibatan Loyalis Febrie
Peristiwa itu berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Hotman Paris Konpres di Kejagung, Eks Penyidik KPK Duga Ada Keterlibatan Loyalis Febrie
Indonesia
Dewan Pers Tegaskan Ketidaksenangan terhadap Pertanyaan Wartawan tak Boleh Berujung Penghinaan
Dewan Pers meminta seluruh pihak menghormati kerja jurnalistik dan menjaga etika saat berhadapan dengan media.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Dewan Pers Tegaskan Ketidaksenangan terhadap Pertanyaan Wartawan tak Boleh Berujung Penghinaan
Indonesia
Organisasi Pers Soroti Pernyataan Hotman Paris, Wartawan Bekerja Dilindungi Undang-Undang
Perbedaan pendapat maupun kritik dalam sesi tanya jawab merupakan hal yang lumrah dalam praktik jurnalistik.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Organisasi Pers Soroti Pernyataan Hotman Paris, Wartawan Bekerja Dilindungi Undang-Undang
Indonesia
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Menurut Prasetyo, pemerintah menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Minta Maaf Sudah Singgung Profesi Wartawan, Hotman Paris: Saya Lagi Emosi !
Pengacara Hotman Paris Hutapea selaku kuasa hukum dari tersangka kasus korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menyatakan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi wartawan .
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Minta Maaf Sudah Singgung Profesi Wartawan, Hotman Paris: Saya Lagi Emosi !
Indonesia
Gerindra Kritik Statement Hotman Paris Kaitkan Kasus Mantan Jampidsus dengan Presiden Prabowo
Bambang pun meminta Hotman tidak membawa-bawa nama Presiden dalam pembelaan terhadap kliennya itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Gerindra Kritik Statement Hotman Paris Kaitkan Kasus Mantan Jampidsus dengan Presiden Prabowo
Bagikan