[HOAKS atau FAKTA]:COVID-19 Bisa Ditransmisikan Melalui Barang yang Dibeli dari Tiongkok?
Apakah paket dari Tiongkok bisa menyebarkan COVID-19 (Foto pixabay siala)
APLIKASI belanja online semakin naik daun semenjak social distancing dan self-quarantine diberlakukan. Masyarakat harus mengandalkan kegiatan belanja secara online dan jasa delivery untuk meminimalisir kontak dengan manusia.
Kebosanan yang melanda juga membuat masyarakat menjadi lebih impulsif dalam berbelanja, apalagi ketika melihat harga barang yang sangat murah.
Baca Juga:
Meski penjual barang berasal dari luar negeri, menunggu kedatangan barang lebih lama namun itu bukan masalah. Apalagi ongkos kirim menuju Indonesia tergolong sangat murah, bahkan gratis dengan minimal pembelanjaan atau kupon tertentu.
{RUMORNYA}
Seiring dengan berlangsungnya pandemi COVID-19, kenyamanan berbelanja online harus terusik dengan sebuah pernyataan di Facebook yang mengklaim bahwa virus Corona bisa ditransmisikian lewat barang atau paket yang berasal dari Tiongkok. Dilansir dari Kominfo, unggahan tersebut juga mengandung imbauan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan aplikasi Shopee dan Lazada untuk berbelanja.
{FAKTANYA}
Wiendra Waworuntu selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan mengatakan kepada Liputan 6 bahwa virus Corona bisa ditransmisikan melalui kontak langsung antar manusia.
Penyebaran COVID-19 yang saat ini diketahui adalah melalui droplets yang hanya bisa ditransmisikan jika berinteraksi secara langsung antar manusia.
Baca Juga:
World Health Organization (WHO) dan The Center for Disease Control and Prevention (CDC) juga mengatakan bahwa penyebaran COVID-19 lewat paket belanja online sangatlah kecil kemungkinannya. Ini disebabkan karena barang telah berpindah-pindah selama berhari-hari.
Meski begitu, ada baiknya jika para pelaku dagang online maupun perusahaan penyedia jasa pengantaran untuk bisa meningkatkan sanitasi mereka mulai dari menyemprotkan disinfektan ke paket yang sudah sampai, mengharuskan kurir untuk menggunakan sarung tangn, dan terus memawa dan menggunakan Hand Sanitizer ketika diperlukan.
Kurir juga bisa menerapkan contactless delivery dimana para kurir meletakkan barang di tempat yang telah disetujuai sehingga meminimalisir interaksi antar manusia. Dengan ini, konsumen menjadi semakin aman dan nyaman. (shn)
Baca Juga:
Bagikan
annehs
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Persiapkan Menkeu Purbaya Jadi Presiden di Periode Selanjutnya
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter