MerahPutih.com - Beredar unggahan di media sosial Facebook beberapa waktu lalu dengan klaim bahwa organisasi kesehatan dunia WHO menyerukan kepada pemerintah untuk melarang pertanian di seluruh dunia.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pertanian dilarang dengan alasan menyelamatkan planet ini. Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam sebuah blog berbahasa Jerman.
NARASI
“Apa yang terjadi jika perjanjian pandemi dan IHR ditandatangani bukan hanya soal vaksinasi saja,anda akan dibuat kelaparan dengan hoax perubahan iklim. WHO menyerukan kepada pemerintah untuk melarang pertanian di seluruh dunia dengan alasan menyelamatkan planet ini. Pernyataan baru dari seorang Teroris Kemanusiaan Tedros Adhanom Ghebreyesus.
https://wahrheitsiegt.substack.com/…/who-fordert…”
FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, WHO tidak pernah menyerukan kepada pemerintah untuk melarang pertanian di seluruh dunia dengan alasan menyelamatkan bumi, seperti yang diklaim pembuat konten.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA ]: Starbucks Ganti Brand Demi Hindari Boikot Produk Israel
Konten tersebut diambil dari situs blogspot berbahasa Jerman dengan judul WHO fordert Regierungen auf, die Landwirtschaft weltweit zu verbieten, um den Planeten zu retten. Dalam bahasa Indonesia artinya, WHO menyerukan kepada pemerintah untuk melarang pertanian di seluruh dunia untuk menyelamatkan planet ini.
Setelah memeriksa isi pernyataan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di dalam video, jelas bahwa Tedros tidak pernah mengatakan hal itu.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang mengatakan WHO serukan kepada pemerintah melarang pertanian di seluruh dunia dengan alasan menyelamatkan bumi adalah tidak benar.
KESIMPULAN
Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus tidak pernah menyerukan pelarangan. Tedros hanya menyampaikan soal sistem pangan merugikan kesehatan manusia dan bumi. (knu)