[HOAKS atau FAKTA]: Viral Wanita di Palembang Hidup lagi Setelah Dikubur

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 26 Februari 2022
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Wanita di Palembang Hidup lagi Setelah Dikubur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kembali beredar berita viral yang mengejutkan publik tentang perempuan yang bangkit dari kubur. Akun Tiktok tarink99 memposting sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik.

Dalam video nampak beberapa orang yang sedang berusaha menggali dan mengeluarkan jenazah dari kuburan. Terdapat klaim bahwa video tersebut adalah detik-detik seorang wanita di Palembang hidup lagi setelah dikuburkan.

SUMBER: Tiktok


https://vt.tiktok.com/ZSe38Bdna/


https://archive.ph/wbKOI (arsip)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 10 Detik Deteksi COVID-19

FAKTA

Setelah ditelusuri Mafindo didapatkan informasi pada artikel milik Tribun Sumsel berjudul “Heboh Kabar Jenazah di Palembang Hidup Lagi Setelah Meninggal, Lurah dan Rumah Sakit Ungkap Fakta” yang diunggah pada 22 Februari 2022. Lurah 3-4 Ulu Misrinah mengatakan hal tersebut tidak benar.

“Itu tidak benar. Kejadian yang sebenarnya itu almarhumah meninggal dan dikuburkan pada pukul 2 siang dan sudah dinyatakan meninggal dunia. Bukan hidup lagi, ” ujar Misrinah, Selasa (22/2/2022).

Kejadian bermula saat almarhumah Yeni meninggal pada Minggu 20 Februari 2022 pukul 05.00 WIB. Pada awalnya akan dimakamkan pukul 16.00 WIB, namun karena takut hujan pemakaman diajukan pukul 14.00 WIB. Saat proses pemakaman Ketua RT mengatakan wajah almarhumah seperti orang tidur.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tiongkok Tidak Lagi Gunakan Vaksin Sinovac

Kemudian, setelah Magrib seorang anggota keluarga Yeni kerasukan dan menyampaikan pesan bahwa Yeni masih hidup. Untuk memastikan keluarga sepakat menggali kembali kuburan dan membawa pulang jenazah.

Lebih lanjut Almarhumah Yeni sempat dibawa ke RS Bari Palembang setelah keluarga membongkar makam dan mengklaim bawa masih hidup. Kasub Hukum, Humas dan Pelaporan RSUD Bari, Ruly Apriadi membenarkan bahwa Almarhumah Yeni sempat dirawat di rumah sakit beberapa jam.

“Setelah dilakukan konfirmasi ke IGD benar bahwasanya pasien bernama Yeni dibawa ke IGD RSUD Palembang BARI sekira pukul 21.00 WIB dan setelah tiba di RS pasien dinyatakan telah meninggal. Demikian yang bisa kami sampaikan. Mohon maaf kami belum bisa memfasilitasi demi kerahasiaan rekam medis pasien,” tegasnya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gunakan Obat Bius Setelah Vaksin COVID-19 Sebabkan Kematian

KESIMPULAN


Dengan demikian klaim pada postingan Tiktok tidak benar. Lurah 3-4 Ulu Misrinah mengatakan kejadian tersebut tidak benar. Kasub Hukum, Humas dan Pelaporan RSUD Bari, Ruly Apriadi menjelaskan bahwa pasien dinyatakan telah meninggal setelah setelah sempat dibawa ke IGD RSUD Palembang BARII, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Susu Ibu Berubah Warna Akibat Antibodi COVID-19

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan