[HOAKS atau FAKTA] : Tidak Mampu Bayar Utang, Indonesia Bisa Kehilangan Kalimantan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Mei 2022
[HOAKS atau FAKTA] : Tidak Mampu Bayar Utang, Indonesia Bisa Kehilangan Kalimantan

Kalimantan. (Tangkapan layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu mengenai pemberitahuan dari Tiongkok kepada Indonesia untuk segera membayar utang kembali lagi merebak melalui media sosial. Kali ini dari media sosial Facebook, terdapat sebuah video yang menampilkan laki-laki.

Melalui kalimat yang diucapkan laki-laki tersebut, akun Facebook Partai Deception Indonesia Perjuangan ini mengklaim bahwa itu merupakan peringatan kepada Indonesia untuk segera membayar utang.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Konvoi Motor Larangan Mendukung Anies Baswedan

Ditambahkan lagi bahwa jika Indonesia tidak segera membayar utang, maka Pulau Kalimantan akan diambil alih.

SUMBER]: FACEBOOK
archive.vn/sD1BE
https://fb.watch/cJTgCAKVHP/


FAKTA

Namun setelah Tim Mafindo melakukan penelusuran terkait kebenaran video ini, didapati fakta bahwa klaim dari akun Facebook tersebut merupakan hoaks. Video yang disebarkan itu telah diedit dari video aslinya.

Video laki-laki di dalam video tersebut merupakan sebuah video populer dari aplikasi Tiongkok bernama Kuashio. Orang di dalam video memiliki nama panggilan “Ollie to Uncle” yang diberikan oleh netizen media sosial tersebut.

Dalam video aslinya, Ollie mengucapkan kalimat,

Tangkapan layar hoaks
Tangkapan layar hoaks

“Apa pun kesulitan yang kita hadapi, jangan takut, hadapi dengan senyuman! Cara terbaik untuk menghilangkan rasa takut adalah dengan menghadapinya. ketakutan! Ketekunan adalah kemenangan! Ayo! Ollie!”

Jadi tidak ada kalimat yang menyatakan bahwa Indonesia harus segera membayar utang atau tentang pengambilalihan Pulau Kalimantan.


KESIMPULAN

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa video yang diklaim sebagai video peringatan dari Tiongkok kepada Indonesia untuk segera membayar utang, merupakan video editan dan termasuk hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dapat Gelar Amirul Amanah dari Arab Saudi

##HOAKS/FAKTA #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan