[HOAKS atau FAKTA] : Tak Terima Kekalahan, Anies Baswedan Ikut Turun dan Pimpin Demo

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 26 Februari 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Tak Terima Kekalahan, Anies Baswedan Ikut Turun dan Pimpin Demo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar sebuah video reels di Facebook yang menunjukkan Anies Baswedan seperti sedang berbicara di hadapan banyak orang. Video tersebut diklaim merupakan aksi Anies turun ke jalan untuk memimpin demo penolakan hasil pemilu. Disebutkan juga bahwa Anies tidak menerima kekalahan Pilpres 2024.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Suara Prabowo Anjlok

Sumber: Facebook

Narasi

“Di Karenakan Tak Terima Hasil Pemilu Anies Baswedan Ikut Turun Dan Pimpin Demo .. Loh.. Loh.. Ini Gimana .. Masa Gak Mau Terima Kekalahan Siihh.. #aniesbaswedan #ikutdemo #tolakpemilu2024”

“Kawal pemilu jurdil, Lapor Kecurangan pemilu. viral.!! anis kunjungi para 4aksid3mo dengan mengatakan akan terus melakukan 4ksi d3mo karena tidak terima dengan kek4lahan dan tidak terpilih menjadi presiden di tahun 2024.”

Fakta

Setelah ditelusuri ternyata video tersebut identik dengan video yang sudah terpublikasi melalui YouTube BeritaSatu pada 9 Oktober 2020.

Dalam keterangannya disebutkan Anies Baswedan, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, menemui pengunjuk rasa yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Pada kesempatan tersebut Anies mengajak pendemo menyanyikan lagu nasional Bagimu Negeri.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tambah BLT El Nino Rp 400 Ribu

Dalam keterangan persnya pada 20 Februari 2024, Anies Baswedan menyampaikan bahwa dirinya tak akan gegabah buka suara terkait hasil pemilihan presiden 2024.

Pada 14 Februari 2024, Anies juga menegaskan akan menunggu hasil resmi dari KPU, “apa pun hasil yang dikeluarkan KPU, kami akan hormati dan hargai,” ujar Anies.

Dengan demikian, Anies Baswedan tak terima kekalahan dan turun ke jalan memimpin demo penolakan hasil Pilpres adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan.

Kesimpulan

Faktanya video tersebut adalah video lama yang diambil pada saat Anies Baswedan menemui pengunjuk rasa yang menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja pada 2020.

Saat itu Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Kominfo Diperintahkan Matikan Jaringan Internet saat Penghitungan Suara

##HOAKS/FAKTA #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan