[HOAKS atau FAKTA]: Semua Pasien Positif Corona di Padang Sembuh

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 23 April 2020
 [HOAKS atau FAKTA]: Semua Pasien Positif Corona di Padang Sembuh

Ilustrasi pasien corona (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seorang pengguna Facebook dengan nama akun Doni Pratama mengunggah foto seseorang dengan menggunakan baju hazmat bersama seorang pria yang tertidur di ranjang seperti di sebuah rumah sakit. Doni menarasikan bahwa pria tersebut merupakan pasien corona.

Berikut postingan FB Doni selengkapnya:

“KABAR BAIK DARI KOTA PADANG, SEMUA PASIEN POSITIF CORONA DINYATAKAN SEMBUH,” tulis akun Facebook Doni Pratama, Selasa (31/3).

Selain mengungkapkan pasien di kota Padang yang sembuh, Doni juga menuliskan narasi berupa harapannya untuk pasien corona di Bukittingi.

Tangkapan layar akun FP Doni Pratama terkait pasien corona di Padang sembuh semua
Tangkapan layar foto yang diunggah pemilik akun FB Doni Pratama dari Mafindo (Foto: Screenshot)

Berikut kata-kata yang ditulis Doni selanjutnya:

“Semoga pasien yg di nyatakan positif corona di bukittinggi sembuh semua seperti kabar baik dari padang. semoga Allah swt memusnahkan virus ini selamanya,corona musnah sebelum jelang Ramadhan. Amiin Tolong di amiinkan gaes.”

FAKTA:

Berdasarkan penelusuran Tim MAFINDO, foto yang diunggah Doni Pratama sama sekali tidak terkait dengan pasien Covid-19 di Padang atau Bukittinggi. Foto itu karya seorang jurnalis harian nasinal terkemuka Indonesia.

Selain itu, foto yang itu berasal dari kompas.com dengan artikel: “Menyebar ke 18 Negara, Berikut 100 RS Rujukan Pasien Virus Corona di Indonesia” yang ditayangkan pada Senin (30/1). Keterangan pada foto tersebut dituliskan, “Seorang petugas di RSU Zainal Abidin Banda Aceh mengambil sampel darah untuk diperiksa dari seorang mahasiswa asal Aceh yang belajar di China dan baru tiba di Banda Aceh, Rabu (29/1/2020).

Terkait klaim semua pasien corona di Padang sembuh sama sekali tidak sesuai fakta.

Sebagaimana dilansir Antara, Rabu (22/4), Wali Kota Padang Mahyeldi mengungkapkan kasus pasien positif corona di wilayah terus bertambah. Bahkan jumlahnya sudah mencapai 50 orang.

"Hari ini ada dua penambahan kasus positif sehingga total semuanya menjadi 50 orang, satu orang beraktivitas di Pasar Raya Padang," kata Mahyeldi di Padang, Selasa (21/4) melalui konferensi video.

Pasien terbaru merupakan kluster Pasar Raya.

Menurut dia temuan positif tersebut berdasarkan penelusuran riwayat kontak dari pasien positif sebelumnya dan kemudian dilakukan tes swab.

"Ada 100 orang yang dilakukan tes swab di Pasar Raya dan sampai hari ini ditemukan 18 orang positif," kata dia.

Ia menyampaikan Pasar Raya Padang menjadi pusat penularan terbanyak COVID-19 dan saat ini telah dilakukan penutupan pada lokasi yang ditemukan positif.

Wali kota menyebutkan hingga 21 April 2020 jumlah pelaku perjalanan dari daerah terjangkit sebanyak 2.913 , orang tanpa gejala 480, orang dalam pengawasan 51 orang, pasien dalam pengawasan 76, konfirmasi positif 50 orang, meninggal tujuh orang, negatif 15 orang, sembuh sembilan orang, menunggu hasil 11 orang.

KESIMPULAN:

Unggahan akun facebook Doni Pratama terkait pasien corona di Padang, keliru dan tidak sesuai fakta. Faktanya sampai saat ini, jumlah pasien positif corona di Padang terus bertambah.(*)

#Berita Hoax #Penyebar Hoaks #Pasien Corona #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mengumpulkan semua pejabat negara. Ia menyatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Indonesia
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Komdigi menegaskan video berisi fitnah terhadap Prabowo Subianto adalah hoaks dan mengandung ujaran kebencian. Penyebarnya terancam UU ITE.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Koperasi Merah Putih dikabarkan membuka layanan pinjaman online lewat WhatsApp. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Indonesia
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Uya Kuya melaporkan akun media sosial yang menyebarkan hoaks soal dirinya memiliki 750 dapur MBG.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Bagikan