[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Penjarakan Anggota DPR yang Tolak RUU Perampasan Aset

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 20 September 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Penjarakan Anggota DPR yang Tolak RUU Perampasan Aset

Sebuah postingan TikTok membagikan informasi yang mengklaim bahwa presiden terpilih, Prabowo Subianto akan memenjarakan anggota DPR (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah postingan TikTok membagikan informasi yang mengklaim bahwa presiden terpilih, Prabowo Subianto akan memenjarakan anggota DPR.

Disebutkan bahwa Prabowo akan menghukum anggota DPR menolak pengesahan RUU Perampasan Aset.

NARASI

“PRABOWO AKAN PENJARAKAN ANGGOTA DPR YANG SENGAJA TOLAK PENGESAHAN RUU PERAMPASAN ASET”

“Sasuke: aku tidak sebaik naruto. sahkan ruu perampasan aset !!”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : WHO Siapkan Pandemi Berikutnya

FAKTA

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi tersebut adalah hoaks

Foto yang diposting tersebut sebenarnya adalah tangkapan layar judul dari laporan Pemeriksa Fakta Mafindo di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] PRABOWO AKAN PENJARAKAN ANGGOTA DPR YANG SENGAJA TOLAK PENGESAHAN RUU PERAMPASAN ASET”.

Tangkapan layar pada postingan TikTok tersebut telah dimanipulasi dengan menghilangkan penanda “[SALAH]”, sehingga keluar dari konteks bahwa pernyataan tersebut adalah pernyataan yang salah atau tidak benar.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pertalite Tidak Akan Dijual Lagi di SPBU Pertamin

Artikel laporan oleh Pemeriksa Fakta Mafindo tersebut justru berisi bantahan terhadap konten YouTube yang menyebut bahwa Prabowo akan penjarakan anggota DPR yang menolak pengesahan RUU Perampasan Aset.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Prabowo memang pernah menyatakan akan berkomitmen untuk memberantas korupsi, namun tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti pada klaim di postingan tersebut.

KESIMPULAN

Dengan demikian, klaim Prabowo akan penjarakan anggota DPR yang menolak RUU Perampasan Aset dalam postingan TikTok tersebut adalah tidak benar dengan kategori konten hoaks. (Knu)

#Penyebar Hoaks ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Bagikan