[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku yang Ingin Habisi Anies Ditangkap

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 18 Agustus 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku yang Ingin Habisi Anies Ditangkap

Tangkapan layar soal hoaks pelaku yang dibayar untuk habisi nyawa Anies ditangkap. (Foto: Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun YouTube Rahasia Politik mengunggah video pada tanggal 6 Agustus 2023 dengan judul: “GEMPAR! PELAKU YG INGIN H4BISI ANIES DIT4NGK4P? PELAKU AKUI DIB4Y4R & DIPERINT4H H4BISI NY4W4 ANIES”.

Video pertama yang dicuplik adalah video dari akun YouTube Mediasi Channel yang tayang pada tanggal 15 Maret 2023 dengan judul: “Formas NU Deklaraasi Dukung Anies Baswedan Pilpres 2024”.

Video kedua yang diunggah adalah identik dengan video Ganjar Pranowo saat membacakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021 PDIP.

Pembacaan rekomendasi tersebut diliput oleh akun YouTube Kompas.com pada tanggal 23 Juni 2022 dengan judul: “Bacakan Rekomendasi Rakernas PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo Disambut Tepuk Tangan”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] FIFA Undang Neymar ke JIS untuk Jadi Ikon Piala Dunia U-17

Video ketiga yang diunggah identik dengan liputan Kompas.com yang diunggah pada tanggal 22 April 2023 dengan judul: “Pesan Anies Baswedan Usai Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Bersama Keluarga”.

Video lain yang dicuplik tidak ada kaitannya dengan narasi yang disampaikan.

SUMBER: YouTube

https://archive.cob.web.id/archive/1691311641.562576/singlefile.html

NARASI:

“GEMPAR! PELAKU YG INGIN H4BISI ANIES DIT4NGK4P? PELAKU AKUI DIB4Y4R & DIPERINT4H H4BISI NY4W4 ANIES”

FAKTA:

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang tidak berkaitan satu sama lain.

Tidak ditemukan informasi mengenai pelaku yang ingin habisi Anies ditangkap.

Lalu, tak ada bukti bahwa ada yang dibayar dan diperintah untuk habisi nyawa Anies seperti yang dinarasikan dalam video.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Galon Isi Ulang Bisa Sebabkan Sakit Jantung

KESIMPULAN:

Konten yang dimanipulasi.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang tidak berkaitan satu sama lain.

Tidak ditemukan informasi mengenai pelaku yang ingin habisi Anies ditangkap.

Tidak ada bukti bahwa ada yang dibayar dan diperintah untuk habisi nyawa Anies seperti yang dinarasikan dalam video. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Belasan Jaksa Dipecat Karena Bersekongkol dengan Panji Gumilang

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan