[HOAKS atau FAKTA] : Pebulutangkis China Zhang Zie Jie Meninggal akibat Vaksin COVID-19

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 15 Juli 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Pebulutangkis China Zhang Zie Jie Meninggal akibat Vaksin COVID-19

(Foto: Dok Kominfo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pebulutangkis China Zhang Zie Jie meninggal dunia pada pertandingan BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Kabar meninggalnya Zhang sontak menjadi perbincangan di sejumlah media massa dan sosial.

Namun, belum lama ini beredar sebuah informasi di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa atlet badminton Zhang Zie Jie meninggal karena disebabkan oleh vaksin COVID-19.

Sontak, informasi di Facebook itu sempat viral hingga mendapat sejumlah respons dari kalangan wargenet.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA ]: Prabowo Gagal Dilantik, Gibran Ambil Alih Kursi Presiden

FAKTA

Dari hasil penelusuran Kominfo, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.

Tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa vaksin COVID-19 menjadi penyebab kematian akibat henti jantung mendadak.

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr.Sardjito menyatakan bahwa hasil pemeriksaan dari korban sepenuhnya mengalami henti jantung mendadak.

Setelah dilakukan penanganan, tim medis menyatakan bahwa Zhang Zie Jie telah meninggal dunia pada pukul 20.50 WIB.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Biaya Transfer Antar Bank di BCA jadi Rp 150 Ribu Per Bulan

Korban tiba di UGD Rumah Sakit itu dalam keadaan tidak ada denyut nadi, tidak bernafas, dan telah disertai dengan adanya tanda kematian sekunder.

KESIMPULAN

Informasi yang menyebut Zhang meninggal karena vaksin COVID-19 adalah hoaks. Sebab, pihak rumah sakit memastikan pebulutangkis asal China itu meninggal karena henti jantung mendadak. (knu)

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Bagikan