[HOAKS atau FAKTA]: PAN dan Demokrat Kampanyekan Anies Sebagai Capres

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 November 2023
[HOAKS atau FAKTA]: PAN dan Demokrat Kampanyekan Anies Sebagai Capres

Tangkapan layar hoaks.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah postingan di Facebook memberikan informasi Partai Demokrat dan PAN kompak kampanyekan Anies sebagai capres unggulan pada pemilihan presiden 2024.

Sumber: Facebook
https://perma.cc/QDX4-UEQ3

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diduga Terlibat Kasus Pencucian Uang Rp 47 T

Narasi:

"Demokrat dan PAN kompak kampanyekan Anies sebagai capres unggulan di 2024 mendatang. Akhirnya semua ke Anies Baswedan."

"Syukur alhamdulillah semua dukung Koalisi perubahan dan perbaikan memilih dan CAK IMIN menjadi presiden RI dalam pilpres nanti.Para Ketum Partai Sudah Sangat Tau Kapasitas serta Kemampuan Pak Anies Rasyid Baswedan, Mereka sangat Yakin 2024 Menang jika Mereka tdk Mendukung Pak Anies itu Semata2 karena Kepentingan sesaat, tapi Masyarakat Sudah Mendengar Isi Orasi/Kampanye Ketum Partai PAN & DEMOKRAT mereka Menginginkan PERUBAHAN Semoga Tercapai karena Ucapan adalah Do’a AMIN"

FAKTA

Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut salah. Partai Demokrat dan PAN sudah secara resmi sebagai partai pengusung pasangan Capres Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden 2024 mendatang, seperti yang ditetapkan oleh KPU pada laman resminya.

Cuplikan beberapa video kampanye ketua umum Demokrat, AHY dan ketua umum PAN, Zulkifli Hasan diambil pada momen yang berbeda dan sedang tidak mengampanyekan dukungan kepada Anies.

Cuplikan AHY itu pada saat dirinya menggelar kampanye terbuka di Ciracas, Jakarta Timur pada Maret 2023, serta cuplikan Zulkifli Hasan itu pada saat dirinya mengampanyekan calon Gubernur Gorontalo dari PAN pada 2017.

Narator dalam video tersebut juga tidak memberikan informasi valid yang membuktikan klaim tersebut, hanya membacakan artikel berita dari CNN Indonesia mengenai kader PAN, Sahrin Hamid dan relawannya yang mendukung Anies Baswedan, namun bukan secara resmi partai PAN yang memberikan dukungan tersebut.


KESIMPULAN

Faktanya, Partai Demokrat dan PAN sudah secara resmi terdaftar sebagai partai pengusung pasangan Capres Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden 2024.

Hoaks mengenai Partai Demokrat dan PAN mendukung Anies Baswedan pada pilpres 2024 ini sudah sering beredar di media sosial dan sudah beberapa kali dibantah keasliannya.

Demokrat dan PAN mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024 adalah tidak benar. Dengan demikian informasi yang beredar ini dikategorikan konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Balas Hinaan yang Ditujukan untuk Jokowi

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Beredar informasi yang menyebut pemerintah enggan mengeluarkan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Ketentuan KTP DKI Jakarta tersebut berlaku khusus bagi pendaftar program padat karya, bukan larangan untuk seluruh warga KTP non-DKI untuk bekerja di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan