[HOAKS atau FAKTA]: NASA Prediksi Kiamat Internet Terjadi Tahun Depan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 25 Maret 2024
[HOAKS atau FAKTA]: NASA Prediksi Kiamat Internet Terjadi Tahun Depan

NASA diklaim telah memprediksi kiamat internet terjadi pada 2025. Foto: Unsplash/NASA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Internet dan kehidupan manusia seolah menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan, sepertinya manusia di zaman saat ini tak bisa hidup tanpa internet.

Namun, bagaimana jika suatu saat internet bakal mati total? Hal ini diungkapkan dalam sebuah unggahan di Facebook dengan klaim Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat menyatakan, akan terjadi kiamat internet pada 2025.

Baca juga:

Material NASA dalam Handbag Coperni

Unggahan Facebook yang mengklaim, NASA prediksi kiamat internet terjadi pada 2025
Unggahan Facebook yang mengklaim, NASA prediksi kiamat internet terjadi pada 2025. Foto: Dok/Turn Back Hoax

Konten tersebut juga memuat prediksi NASA mengenai fenomena badai Matahari yang menyebabkan terganggunya sambungan internet selama beberapa bulan atau kiamat internet.

Narasi tersebut beredar luas di Amerika Serikat sejak Juni 2023, kemudian disebarluaskan oleh sejumlah media clickbait di sana.

Media-media itu menyebutkan, prediksi adanya badai Matahari itu berasal dari Parker Solar Probe (PSP), yaitu proyek NASA yang mempelajari angin Matahari.

NARASI

NASA bersiap menghadapi ancaman ‘kiamat internet’ dari badai matahari yang akan datang pada tahun 2025”

FAKTA

Ternyata, berdasarkan hasil penelusuran Turn Back Hoax (Mafindo), informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks. Dalam situs resmi NASA, mereka tidak pernah merilis artikel yang menjelaskan mengenai terjadinya kiamat internet karena badai Matahari pada 2025.

Mengutip dari Snopes.com, Parker Solar Probe (PSP) merupakan proyek penelitian helio fisika (fisika Matahari) tingkat lanjut dari NASA, di mana bertujuan untuk mengetahui proses pemanasan Matahari, sumber tenaga surya, embusan angin, dan materialnya ke angkasa luar. Lalu, mengetahui batas terjauh lontaran berbagai partikel dari Matahari itu.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: KPU Minta Maaf karena Kecurangan Pemilu Terbongkar

Parker Solar Probe digunakan untuk mengetahui proses pemanasan Matahari
Parker Solar Probe digunakan untuk mengetahui proses pemanasan Matahari. Foto: Dok/NASA

Parker Solar Probe dirancang untuk terbang dalam jarak sekitar 4 juta mil (6,5 juta km) dari permukaan Matahari untuk melacak aliran energi, mempelajari pemanasan korona Matahari, dan mengeksplorasi apa yang mempercepat angin Matahari.

Melalui hasil temuan tersebut, unggahan Facebook yang mengklaim NASA memprediksi, badai Matahari akan menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan pada 2025 adalah salah.

KESIMPULAN

Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Faktanya, NASA tidak atau belum memprediksi adanya kiamat internet pada puncak siklus Matahari pada 2025 mendatang. (knu)

Baca juga:

Kecepatan Internet Indonesia 2045 Ditargetkan Melompat Hingga 30 Kali Lipat

#Hoax Atau Fakta #NASA #Internet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Pengawasan terhadap implementasi putusan MK akan dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Praktisi keamanan siber Indonesia Stephanus Sunarto Purnomo menemukan celah pada sistem NASA yang berpotensi memaparkan lebih dari 5.000 credential records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Bagikan