[HOAKS atau FAKTA]: NASA Prediksi Kiamat Internet Terjadi Tahun Depan
NASA diklaim telah memprediksi kiamat internet terjadi pada 2025. Foto: Unsplash/NASA
MerahPutih.com - Internet dan kehidupan manusia seolah menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan, sepertinya manusia di zaman saat ini tak bisa hidup tanpa internet.
Namun, bagaimana jika suatu saat internet bakal mati total? Hal ini diungkapkan dalam sebuah unggahan di Facebook dengan klaim Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) Amerika Serikat menyatakan, akan terjadi kiamat internet pada 2025.
Baca juga:
Konten tersebut juga memuat prediksi NASA mengenai fenomena badai Matahari yang menyebabkan terganggunya sambungan internet selama beberapa bulan atau kiamat internet.
Narasi tersebut beredar luas di Amerika Serikat sejak Juni 2023, kemudian disebarluaskan oleh sejumlah media clickbait di sana.
Media-media itu menyebutkan, prediksi adanya badai Matahari itu berasal dari Parker Solar Probe (PSP), yaitu proyek NASA yang mempelajari angin Matahari.
NARASI
NASA bersiap menghadapi ancaman ‘kiamat internet’ dari badai matahari yang akan datang pada tahun 2025”
FAKTA
Ternyata, berdasarkan hasil penelusuran Turn Back Hoax (Mafindo), informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks. Dalam situs resmi NASA, mereka tidak pernah merilis artikel yang menjelaskan mengenai terjadinya kiamat internet karena badai Matahari pada 2025.
Mengutip dari Snopes.com, Parker Solar Probe (PSP) merupakan proyek penelitian helio fisika (fisika Matahari) tingkat lanjut dari NASA, di mana bertujuan untuk mengetahui proses pemanasan Matahari, sumber tenaga surya, embusan angin, dan materialnya ke angkasa luar. Lalu, mengetahui batas terjauh lontaran berbagai partikel dari Matahari itu.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: KPU Minta Maaf karena Kecurangan Pemilu Terbongkar
Parker Solar Probe dirancang untuk terbang dalam jarak sekitar 4 juta mil (6,5 juta km) dari permukaan Matahari untuk melacak aliran energi, mempelajari pemanasan korona Matahari, dan mengeksplorasi apa yang mempercepat angin Matahari.
Melalui hasil temuan tersebut, unggahan Facebook yang mengklaim NASA memprediksi, badai Matahari akan menyebabkan kiamat internet selama berbulan-bulan pada 2025 adalah salah.
KESIMPULAN
Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Faktanya, NASA tidak atau belum memprediksi adanya kiamat internet pada puncak siklus Matahari pada 2025 mendatang. (knu)
Baca juga:
Kecepatan Internet Indonesia 2045 Ditargetkan Melompat Hingga 30 Kali Lipat
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Perintahkan Semua Kantor Desa Diaudit, Menkeu Purbaya Didemo Para Kades
3I/ATLAS: Komet dari Galaksi Lain yang Baru Saja Mendekati Bumi