[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Memarahi Najwa karena Dukung Demo Revisi UU Pilkada

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 14 September 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Memarahi Najwa karena Dukung Demo Revisi UU Pilkada

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Rabu (5/6/2024). ANTARA/YouTube Banggar DPR RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polemik soal UU Pilkada beberapa waktu lalu masih ramai dibahas di media sosial. Salah satunya akun TikTok @manurmenulll yang mengunggah video Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan diwawancarai oleh presenter Najwa Shihab.

Dalam cover video itu ada gambar Peringatan Darurat Garuda Biru, yang merupakan simbol perlawanan terhadap Reivisi UU Pilkada.

Dalam video itu dapat dilihat bahwa Pak Luhut mengatakan: “…jika ‘Anda’ membuat ribut-ribut, ada orang lain yang menjadi korban akibat ribut-ribut itu” dan “kau sebagai warga negara, renungkan setiap tindakanmu dalam situasi krisis macam ini, jangan kamu sok paling pahlawan sendiri sok paling bersih, keadaan ini sekarang bicara soal nyawa manusia”.

Video Luhut dan Najwa yang diunggah pada 29 Agustus itu telah disukai 2,287 orang dan dibagikan ulang 148 kali.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Cara Mendapatkan Uang Rp 125 Juta dari BPJS Kesehatan

Sumber: TikTok

(Dok. Turn Back Hoaks)

Narasi

“Respect pak luhut.

Plis lah mba jgn buat kegaduhan lagi di negeri ini. Bijaklah dlm membuat keputusan. Bukan karna kepentingan politik anda seolah2 keputusan anda sudah benar. Tapi pikir dampaknya juga. Ini bukan demi kepentingan salah satu pihak. Tapi pikir keselamatan orang juga. Duh padahal pinter, tapi provokator”.

Fakta

Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi tersebut keliru. Setelah menelusuri video tersebut, ditemukan versi wawancara yang asli dan lengkap sejak tiga tahun lalu, tanpa logo Indonesia Darurat.

Video itu diunggah di YouTube asli Najwa Shihab dengan judul “Luhut: Banyak Orang Kumpul-Kumpul karena Birahi Kekuasaan (Part 2)” pada 24 September 2020.

Pada versi lengkap wawancara tersebut, terlihat sebelum Luhut memberikan pernyataan seperti di video TikTok @manurmenulll, Najwa dan Luhut sedang membahas konteks COVID-19 dan penanganannya oleh pemerintah.

Kemudian, Luhut mengatakan bahwa birahi politik pada saat pandemi (dalam konteks ini yaitu Pilkada 2020), baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat, harus ditahan terlebih dahulu untuk menghindari berkerumun di tengah pandemi.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Batal Dilantik karena Singgung Prabowo dan Anaknya

Lalu, tak ada pernyataan resmi dari Luhut yang memarahi Najwa soal tagar Peringatan Darurat Garuda Biru.

Kesimpulan

Konteks yang salah. Video itu merupakan wawancara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Najwa Shihab tahun 2020 yang membahas mengenai penanganan pandemi COVID-19 oleh pemerintah, tidak ada hubungannya dengan demo UU Pilkada 2024 ini. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Luhut Binsar Pandjaitan #Najwa Shihab
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Isi video terdapat cuplikan wawancara Mahfud MD yang membahas isi serta kelemahan RUU Perampasan Aset.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Bekukan DPR karena Tunda Pengesahan RUU Perampasan Aset
Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Bagikan