[HOAKS atau FAKTA]: Kejagung Sita Duit Rp 920 Miliar dari Rumah Pejabat Pajak

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 27 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kejagung Sita Duit Rp 920 Miliar dari Rumah Pejabat Pajak

Tangkapan layar informasi hoaks. (Foto: Dok Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kajagung) dikabarkan menyita barang bukti uang senilai Rp 920 miliar dari rumah salah satu pejabat Pajak.

Informasi itu diunggah akun Facebook “Murshid 2”. Akun itu juga menyebut, Kejaksaan juga membongkar dugaan permainan antara pejabat pajak dengan para pelaku pelaku penggelapan pajak.

Per Kamis (26/3) kemarin konten itu telah mendapat lebih dari 6.700-an tanda suka, menuai 901 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 389 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

Baca juga:

Pemerintah Kejar 6 Juga Wajib Pajak Tidak Lapor Buat Tambah Penerimaan

Namun, dalam narasinya tak disebutkan siapa oknum pejabat pajak yang dimaksud, maupun kasus penggelapan pajak yang dilakukan. Berikut narasi lengkapnya:

“TEMUKAN TUMPUKAN UANG 920M FAKTA BARU PURBAYA KEJAGUNG GELEDAH RUMAH DIRJEN PAJAK”

Unggahan disertai takarir:

“Sebuah operasi senyap berubah menjadi badai besar di tubuh Direktorat Jenderal Pajak. Kejaksaan Agung menggebrak, menggeledah rumah para pejabat pajak satu per satu, membongkar dugaan permainan gelap yang selama bertahun-tahun bersembunyi di balik laporan dan angka. Dari dokumen tersimpan rapi, perangkat elektronik, hingga tumpukan aset mewah yang tak masuk akal untuk ukuran gaji pegawai negeri — semua diangkut sebagai bagian dari penyidikan. bahkan ditemukan uang 920miliyar bayangkan hampir 1 triliun. Di tengah tensi politik nasional, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasuki panggung seperti orang yang benar-benar ingin merombak mesin negara. Ini bukan teori, bukan wacana, ini aksi nyata di era Presiden Prabowo: bersih-bersih tanpa kompromi. Sebelumnya, mantan Dirjen Pajak dan seorang bos besar perusahaan nasional dicegah keluar negeri agar tidak bisa melarikan diri dari proses hukum korupsi pajak. Kini Kejagung bergerak lebih dalam, menelusuri dugaan aliran dana yang nilainya disebut mencapai ratusan miliar rupiah.”

Baca juga:

Bongkar Korupsi Pajak, Polisi Bakal Periksa 75 Hotel


FAKTA

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa tangkapan layar konten yang menampilkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya menggunakan Google Lens.

Hasil penelusuran mengarah ke berita antara.com “Kejagung serahkan uang korupsi CPO sebesar Rp13,2 triliun”, tayang Senin (20/10/2025).

Konteks asli foto itu ternyata terjadi saat momen Menkeu Purbaya menerima berkas acara dari Jaksa Agung ST Burhanuddin saat penyerahan uang pengganti kerugian negara hasil korupsi minyak kelapa sawit (CPO).

TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Kejagung sita Rp 920 miliar dari rumah pejabat pajak” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan akun Instagram “ppid.kemenkeu” milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tayang Minggu (15/2/2026).

Dalam unggahan itu, Kemenkeu telah mengonfirmasi klaim penggeledahan yang Kejaksaan Agung (Kejagung) terhadap rumah para pejabat pajak guna membongkar dugaan permainan gelap merupakan berita hoaks.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran konten Mafindo dan konfirmasi dari Kementerian Keuangan, dapat disimpulkan Unggahan foto berisi klaim “Kejagung sita Rp 920 miliar dari rumah pejabat pajak” itu merupakan konten palsu, alias hoaks. (Knu)

#Pajak ##HOAKS/FAKTA #Kejaksaan Agung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Beredar informasi yang menyebut Kemendikbud akan melarang guru memiliki barang mewah. Cek Kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 26 menit lalu
[HOAKS atau FAKTA]: Kemendikbud Larang Guru Punya Barang Mewah karena Tak Pantas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Sejumlah target penerima insentif perpajakan di antaranya termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor bidang usaha seperti manufaktur, pertanian, perdagangan, hingga konstruksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Indonesia
Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, Namun Akhirnya Kita yang Digergaji
Febrie Adriansyah mengeklaim telah menangani sejumlah perkara besar saat menjabat Jampidsus. Ia kini menjalani tahap II kasus dugaan pemerasan dan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Febrie Adriansyah: Semua Perkara Besar Kita Ambil, Namun Akhirnya Kita yang Digergaji
Indonesia
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Kejagung melimpahkan berkas perkara, tersangka, dan barang bukti kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah ke Kejari Jaksel untuk proses penuntutan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Segera Disidang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan