[HOAKS atau FAKTA] : Kebijakan Prabowo, Jumlah Anak Dapat Bantuan Uang Lebih Banyak

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Februari 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Kebijakan Prabowo, Jumlah Anak Dapat Bantuan Uang Lebih Banyak

Informasi ini diunggah akun Instagram “anjasayu2024” yang memperlihatkan sosok video Presiden Prabowo (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan memberikan bantuan kepada seluruh keluarga di Indonesia.

Bantuan yang disebut berupa uang itu akan diberikan Prabowo berdasarkan jumlah anggota keluarga.

Informasi ini diunggah akun Instagram “anjasayu2024” yang memperlihatkan sosok video Presiden Prabowo.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pertamina Luncurkan Bright Gas 3 Kg Gantikan Gas Melon Subsidi

NARASI

“Semoga Bisa Meringankan Perekonomian Rakyatku Tercinta. ini Real 100 persen bukan HOAK. Yang mau kami bantu silakan hubungi WhatsAPp kami 0813-6701-6822.

Punya anak 1: 10 juta
Punya anak 2: 15 juta
Punya anak 3: 30 juta
Belum Berkeluarga: 45 juta
Pemuda putra 35 juta
Remaja Putri 40 Juta
Lansia: 25 juta”

Unggahan tersebut telah disukai lebih dari 27 ribu pengguna dan menuai 2 ribu-an komentar.

FAKTA

Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan gambar Presiden Prabowo dengan Google Lens.

Salah satu hasil penelusuran mengarah ke video YouTube “Melalui Akun Facebooknya, Prabowo Subianto Umumkan Penggalangan Dana untuk Biayai Ongkos Politik” tayang di kanal Tribunnews pada Juni 2018.

Dalam video tersebut Prabowo meluncurkan aplikasi sarana penggalangan dana untuk ongkos politik. TurnBackHoax kemudian mengunggah video akun Instagram “anjasayu2024” ke alat analisis AI dari Hive Moderation.

Hasilnya, konten tersebut merupakan rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Durian Setelah Minum Obat Bisa Menyebabkan Kematian

KESIMPULAN

Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, mencapai 99,2 persen.

Unggahan “Prabowo bagi bantuan berdasarkan jumlah anak di keluarga” merupakan konten menyesatkan.

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Penanganan perkara tidak boleh berhenti pada para pelaku yang diduga menjalankan aktivitas di lapangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pengamat Minta Polisi Usut Aktor di Balik Sindikat Buzzer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Bagikan