[HOAKS atau FAKTA]: Jadi Presiden, Anies Bakal Batalkan Pembangunan Ibu Kota Baru

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Agustus 2023
[HOAKS atau FAKTA]: Jadi Presiden, Anies Bakal Batalkan Pembangunan Ibu Kota Baru

Tangkapan layar soal hoaks Anies bakal batalkan pembangunan ibu kota baru. (Foto: Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video YouTube mengklaim bahwa Anies Baswedan menyatakan jika menjadi Presiden, ia akan membongkar korupsi era Jokowi dan juga membatalkan pembangunan ibu kota baru.

Video itu menampilkan Anies Baswedan sedang berpidato.

SUMBER: YouTube

https://archive.cob.web.id/archive/1690138819.4223/singlefile.html

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Simon Cowell Angkat Putri Ariani sebagai Anak

NARASI:

“JOKOWI PANIK! ANIES BASWEDAN JD PRESIDEN AKAN BONGKAR KORUPSI ERA JOKOWI & BATALKAN IBUKOTA BARU?”

FAKTA:

Faktanya pernyataan Anies pada video pidato tersebut tidak ada yang menyinggung tentang korupsi dan pembangunan IKN.

Video yang berdurasi 8 menit tersebut menampilkan cuplikan pidato Anied Baswedan saat debat calon presiden Partai Demokrat di Makassar tahun 2014.

Saat itu, Anies menyampaikan pendapatnya tentang hukum di Indonesia. Tidak ditemukan pernah seperti klaim di atas.

Anies Baswedan berjanji akan melanjutkan program era kepemimpinan Presiden Joko Widodo apabila menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

”IKN ini bukan di level gagasan saja. IKN ini sudah menjadi undang-undang dan kita semua ketika dilantik untuk tugas apa pun, itu sumpahnya melaksanakan undang-undang,” kata Anies.

Dengan demikian, unggahan dengan klaim tersebut adalah tidak benar. Video tersebut termasuk dalam konten yang menyesatkan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Menkes Promosikan Produk Penurun Berat Badan

KESIMPULAN:

Faktanya tidak ada pernyataan Anies Baswedan yang mengatakan bahwa jika kelak terpilih menjadi Presiden, akan membongkar korupsi era Jokowi dan juga membatalkan pembangunan ibu kota baru NKRI. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] : Tim Medis Deklarasi Dukungan ke Anies

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Bagikan