[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Gantikan Israel Tampil di Sepak Bola Olimpiade Paris

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 28 Juni 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Gantikan Israel Tampil di Sepak Bola Olimpiade Paris

Tangkapan layar hoaks. Foto: Dok Mafindo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kembali beredar di media sosial kabar Timnas sepak bola Indonesia bakal berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Kali ini akun Facebook Godong Kates membagikan unggahan flyer resmi berlogo FIFA dan Olimpiade Paris 2024 yang menunjukkan Indonesia lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024 menggantikan Israel yang didiskualifikasi.

Narasi: “Timnas Israel di diskualifikasi dari olimpiade paris 2024, timnas indonesia di tunjuk untuk menggantikannya.”

FAKTA

Hasil penelusuran dari laman resmi FIFA, Israel tercatat masih menjadi salah satu negara yang lolos untuk mengikuti cabang olahraga Sepak Bola Putra pada Olimpiade 2024 di Paris.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bendera Indonesia Ada pada Jersei Timnas Belanda

Usulan diskualifikasi atau sanksi Timnas Israel tidak bisa ikut olimpiade Paris sempat diajukan Presiden Federasi Sepakbola Palestina (PFA), Jibril Rajoub dalam kongres tahunan FIFA di Bangkok pada Jumat, 17 Mei 2024.

Namun, Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menolak usulan tersebut. Sedangkan, FIFA masih menunda pengambilan keputusan terkait sanksi yang akan diberikan kepada Israel sampai paling lambat sampai 20 Juli 2024 mendatang.

Terkait flyer berlogo FIFA dan Olimpiade Paris 2024 yang menyebut Indonesia lolos kualifikasi merupakan hasil manipulasi. Indonesia telah memastikan tidak mengirimkan timnas sepak bolanya ke Olimpiade Paris 2024 karena kalah di babak Playoff melawan Guinea beberapa waktu lalu.

KESIMPULAN

Faktanya FIFA sampai saat ini masih menyertakan Israel menjadi salah satu negara yang lolos untuk mengikuti cabang olahraga Sepak Bola Putra pada Olimpiade 2024 di Paris. Oleh karenanya, Informasi yang menyebut timnas Indonesia tampil di Olimpiade Paris 2024 karena Israel didiskualifikasi dapat disimpulkan sebagai berita hoaks, alias tidak benar. (Knu)

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan